Antisipasi Inflasi Se-Sumbar

Mengantisipasi gejolak harga atau inflasi jelang Ramadan dan Idul Fitri, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se Sumatera Barat menggelar rapat di Kota Sawahlunto pada senin (14/5) di GPK.
Setdako Sawahlunto Rovanly Abdams MSi mengatakan Pemko sendiri setiap tahunnya selalu berupaya menekan inflasi jelang Idul Fitri diantaranya dengan bazar sembako murah bersubsidi di 4 kecamatan.
Selain itu pihaknya juga telah mendongkrak produksi padi untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat dengan menyebar bibit Gadang Rumpun.
“Dengan membudidaya Gadang Rumpun produksi padi masyarakat di kawasan Talawi meningkat dari 5,4 ton perhektar menjadi 8,2 ton perhektar” ujar Rovan.

Untuk antisipasi lonjakan harga cabe Pemko juga telah mendorong masyarakat bertanam cabe melalui pemnyerahan bantuan bibit cabe kepada KK miskin, kelompok tani dan kelompok PKK.

Sementara itu Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Sumbar mengatakan tahun lalu Sumbar berhasil meredam gejolak inflasi sehingga inflasi terjadi hanya sebesar 2,0%.
Berbagai kebijakan di lakukan untuk meredam inflasi di Sumbar diantaranya dengan membentuk Satgas Pangan yang bertugas mengontrol distribusi barang kebutuhan dari produsen hingga sampai ke konsumen.

Bazar 1 selama bulan yang digelar oleh Pemerintah juga memberi andil karena barang banyak beredar di pasaran dan kemungkinan distributor menyimpan barang menjadi kecil.
Ia juga mendorong perusahaan untuk memberdayakan dana CSR guna menyediakan sembako murah bagi warga miskin.(humas)




ARTIKEL LAIN