Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti menghimbau Aparatur Sipil Negera (ASN) agar dapat menahan diri di media sosial supaya tidak terjebak pelanggaran kode etik netralitas ASN.

“ASN itu orang cerdas, tahu aturan. Jangan sampai ada lagi ASN Sawahlunto yang dilaporkan ke Komisi ASN. Maka kepada seluruh ASN Sawahlunto termasuk Kepala Desa jangan ikut me-Like, mengomentari apalagi menshare status-status yang berpihak kepada partai politik atau paslon tertentu” ujar Zohirin pada Rabu 27 Februari 2019 dalam rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pemilu di Balaikota.

Bahkan Zohirin menganjurkan bagi ASN yang tidak bisa menahan diri di medsos, lebih baik jangan pakai smartphone dulu sampai Pemilu selesai.

Kekhawatiran Zohirin terhadap ASN ini berdasarkan adanya 2 ASN yang telah dilaporkan ke komisi ASN. Ia tidak ingin jumlah ini bertambah.

Pada kesempatan itu Zohirin juga mengingatkan agar berbagai pihak terlebih BPBD untuk siaga menyikapi faktor cuaca yang bisa menyebabkan bencana alam di hari pemilihan.

“Jangan sampai masyarakat terhambat datang ke TPS karena jalan longsor. Tolong ini cepat disikapi jika terjadi” tuturnya pada acara yang juga dihadiri BPBD.

Pria yang pernah menjabat Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto ini juga mengingatkan penyelenggara dan petugas untuk meminimalisir pelanggaran dan mewaspadai oknum-oknum yang sengaja ke kota ini untuk memenangkan paslon secara curang atau orang-orang yg ingin menggagalkan pelaksanaan pemilu di Sawahlunto.(humas)




ARTIKEL LAIN