Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebut, berbagai program yang menyentuh langsung ekonomi warga menjadi prioritas Pemerintahannya yang baru berumur setahun lebih.

Salah satu program yang akan diberi kepada masyarakat dalam waktu dekat adalah bantuan usaha berupa 20 gerobak dagang, 100 unit palantai (alat tenun), dan 1 unit alat pemecah Kemiri.

Bantuan usaha dari APBD Kota Sawahlunto ini, akan diserahkan kepada masyarakat dalam waktu dekat. Menurut Gustaf Kabid Perindustrian Kota Sawahlunto, saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi lapangan berdasarkan proposal bantuan yang telah diajukan masyarakat.

“Untuk bantuan gerobak, akan kita prioritaskan warga yang betul-betul serius untuk usaha, karena dari pengalaman di tahun sebelumnya, ada penerima bantuan gerobak yang menjual kembali gerobaknya dengan berbagai alasan” ujar Gustaf.

Sementara untuk bantuan Palantai, 50 unitnya akan diberikan kepada warga yang telah mengikuti pelatihan tenun di UPTD Tekstil Kota Sawahlunto, dan 50 unit lagi akan diberikan kepada pengrajin songket yang belum memiliki alat tenun sendiri.

Untuk pelatihan tenun di tahun ini telah dilakukan selama 2 bulan (agustus-september) yang diikuti 50 orang warga di UPTD tekstil Muaro Kalaban.

Sementara bantuan alat pemecah kemiri akan diberikan untuk mendukung peningkatan produksi Kelompok Tani Kemiri Desa Taratak Bancah.

Menyentuh langsung ekonomi warga, Pemko juga memprogramkan bantuan usaha berupa ternak kambing, itik dan ayam lengkap dengan kandang dan pakannya serta pendampingan penyuluh untuk memastikan peternak bisa berproduksi dan berhasil.

Walikota juga menyampaikan tentang kerja sama dengan pengusaha garmen dari Batam yang akan melibatkan Desa di Sawahlunto dalam produksinya.

Program pelatihan kerja melalui BLK yang jauh meningkat porsinya di tahun ini juga menjadi salah satu program prioritas yang dilakukan Pemko Sawahlunto. (Humas)

Please follow and like us:
error




ARTIKEL LAIN