186510075_5688156964588829_917625509796722069_n
186542975_5688156804588845_7925923116790730064_n
187214453_5688157077922151_3805827427186915239_n
187990317_5688157421255450_7898683719446015919_n
189552378_5688156634588862_5248597826500407531_n
189581662_5688157217922137_7660016551556010418_n
190807461_5688157337922125_1277604391797996761_n
191278701_5688156554588870_175063076219732559_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kota Sawahlunto memberikan bantuan kepada warga korban bencana tanah longsor dan pelajar yang membutuhkan biaya pendidikan, pada Jum’at 28 Mei 2021 tadi. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Dr.dr. Ambun Kadri kepada 4 orang mustahiq penerima.
Ketua BAZNas Kota Sawahlunto, Edrizon Effendi menyampaikan bahwa 4 orang mustahiq itu adalah ; untuk korban bencana tanah longsor atas nama Syaiful Suwondo dan Zainal Abidin dari Kelurahan Saringan Kecamatan Barangin, dan Ujang dari Desa Lumindai Kecamatan Barangin. Kemudian untuk biaya pendidikan atas nama Al Azhar dari Kelurahan Pondok Kapur Kecamatan Lembah Segar.
“Tahapannya, kita sudah menerima berkasnya dari Desa/Kelurahan, kemudian kita turunkan Tim untuk melakukan peninjauan dan verifikasi lapangan untuk mencek apakah memang masuk kriteria dan syarat yang ditentukan. Jadi untuk yang menerima sekarang ini semuanya itu sudah lolos verifikasi lapangan kita,” ujar Edrizon Effendi.
Sementara terkait besaran bantuan yang diberikan, dikatakan Edrizon memang tidak sama rata artinya masing – masing penerima menerima bantuan yang berbeda besarannya. Hal ini dikarenakan besaran bantuan adalah sesuai kajian yang dilakukan oleh tim saat peninjauan ke lokasi.
“Kita sesuaikan dengan kebutuhan penerima, contohnya rumah yang terdampak longsor itu kan ada yang rusak berat ada juga yang rusak ringan. Tentu berbeda bantuan yang kita berikan,” kata Edrizon.
Walikota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, BAZNas menjadi mitra strategis Pemko Sawahlunto dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Hanya saja, untuk BAZNas dibatasi sesuai syariat bahwa yang bisa dibantu hanya yang termasuk ke dalam kategori mustahiq.
“Ini kita saling melengkapi. Seperti untuk bencana alam, itu kita di Pemko melalui Dinas Sosial dan BPBD memberikan bantuan juga. Ini yang kemudian dilengkapi oleh BAZNas jika yang bersangkutan termasuk dalam kategori mustahiq. Sinergi ini kita pertahankan dan harus semakin ditingkatkan,” ujar Walikota Deri Asta.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.