Mewujudkan desa Mandiri Pangan menjadi komitmen bersama antara Pemprov Sumatera Barat dan Pemko Sawahlunto, yang direalisasikan dengan program penyerahan berbagai bantuan mesin-mesin pertanian alsintan kepada kelompok-kelompok tani.

Mendorong semangat bertani, selain diberikan mesin pertanian berupa traktor 5 unit, combine harvester, cultivator 15 unit, rice planter, handsprayer dan pompa air 8 unit, masyarakat petani juga dimotifasi dengan berbagai lomba bidang pertanian dan peternakan, serta bantuan dana.

Di tahun ini Penghargaan Petani Teladan diberikan Walikota Sawahlunto Deri Asta kepada Yusmiwati Peternak dari Desa Kubang utara Sikabu, Yuliswati Petani tanaman pangan desa Rantih, Yurmiadi Pekebun teladan dari Kelurahan Saringan, Melia Fitriani dari Talago Gunung dan Niliston petani holtikultura dari desa Silungkang Oso.

Walikota juga menyerahkan penghargaan Adikarya Pangan Nusantara tingkat Kota kepada Erizon Kades Talawi Mudik kategori Pembina, Nurlaili J PPI Silungkang dan KWT Anggrek desa Salak selaku pelaku ketahanan pangan.

Penyerahan tersebut berlangsung di Desa Kolok Nan Tuo senin 15/10. Dalam kegiatan Launching Desa Mandiri Pangan yang dihadiri
Asisten bidang ekonomi pembangunan Provinsi Sumbar tersebut juga diserahkan bantuan sosial Kawasan Rumah Pangan Lestari dari APBN dan APBD sebesar 50 juta untuk 14 kelompok Tani dan 7 juta untk 4 kelompok tani.

Kelompok tani Guguak Pauah Kubang Tangah yang memiliki kegistan pengolahan pupuk organik juga didukung oleh Pemerintah dengan diberikan bantuan Sapras 1 unit Pengolah Pupuk Organik senilai 200 juta rupiah.

Kesejahteraan petani kakao juga menjadi perhatian Pemko dengan memberi bantuan berupa pupuk NPK mutiara untuk 195 petani kakao dengan total 4,2 ton.(humas)




ARTIKEL LAIN