95508167_3879720245432519_2225393366906961920_o
95661308_3879720575432486_5609036222660870144_o
95749216_3879720828765794_526310923153965056_o
95968090_3879721345432409_5197582440217968640_o
96149202_3879721645432379_2215861477267472384_o
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

Sebanyak 665 kepala keluarga (KK) terdampak Covid – 19 di Sawahlunto mulai menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari Provinsi Sumatera Barat.

“Adanya BLT Pemprov Sumatera Barat, semakin banyak warga terdampak pandemi Covid-19 di Sawahlunto yang dapat memperoleh bantuan,” kata Walikota Deri Asta, Senin 04 Mei 2020.

Dikatakan Walikota, warga Sawahlunto yang menerima BLT Pemerintah Provinsi Sumbar sebanyak 665 KK. Mereka menerima BLT selama tiga bulan kedepan, April, Mei dan Juni. Adapun jumlahnya, Rp 600 ribu/bulan. Artinya, setiap penerima BLT provinsi memperoleh Rp 1.800.000,- selama 3 bulan per kepala keluarga.

Dikemukakan Walikota, BLT ini diberikan Pemprov Sumbar sebagai jaringan pengaman sosial (JPS) terhadap masyarakat yang terdampak covid-19.

Lebih jauh dijelaskan Walikota Deri Asta, sebelumnya Pemko Sawahlunto sudah memberikan bantuan beras 20 kilogram kepada 5.000 kepala keluarga yang terdampak covid-19 serta uang BLT Pemko sebesar Rp 300 ribu.

“Kalau bantuan langsung tunai dari Pemko Sawahlunto dibayarkan melalui Bank Nagari, maka BLT provinsi dibayarkan melalui Kantor Pos. Terlepas dari sistem pemberian bantuan, harapan kita semua masyarakat terdampak covid-19 bisa terbantu,” ujar Deri Asta.

Sebelumnya, Walikota Deri Asta dan Wawako Zohirin Sayuti menyaksikan pembayaran BLT provinsi dari pihak Kantor Pos kepada warga penerima di Kelurahan Tanah Lapang.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.