Guna memastikan dan melengkapi ketersediaan data Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang telah di-disagregasi, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pendataan (survei) di Sumatera Barat pada 01 April – 31 Mei 2018 ini.

“Untuk April – Mei itu, pendataan untuk sampel rumah tangga, LNPRT dan perangkat/instansi daerah”, sebut Kepala BPS Sawahlunto, Hendro Seprita Deza, Selasa (17/04).

Ditambahkan Hendro, pendataan juga dilakukan untuk sampel perusahaan. “Pendataan pada perusahaan dilaksanakan pada 01 Mei – 30 Juni 2018”, ujar Hendro.

Mengkoordinasikan pendataan tersebut dengan Pemerintah Daerah (Pemda), BPS Sawahlunto menggelar Sosialisasi Penyusunan Disagregasi Nilai Tambah Bruto (PMTB) dan Pendataan Potensi Desa (Podes) 2018, Selasa (17/04) di aula Hotel Ombilin.

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Ekonomi & Pembangunan Setdako Sawahlunto, Asril yang mewakili Pjs Walikota Abdul Gafar.

Dalam sambutannya, Asril menyampaikan bahwa pemerintah membutuhkan data dalam merumuskan serta mengeksukusi kebijakan-kebijakan. Dalam mendapatkan data, salah satunya yakni dengan bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Karenanya, koordinasi pemda – BPS harus selalu sinergi.

Kepada para peserta sosialisasi tersebut, yakni perangkat desa/kecamatan, Asril berpesan agar terlibat aktif dalam sosialisasi tersebut. “Aktiflah dalam kegiatan ini. Banyak bertanya, agar banyak pula pemahaman dan tidak miskomunikasi. Jalin koordinasi yang bagus”, pesan Asril.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.