Pemko Sawahlunto melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu dan Ketenagakerjaan di tahun 2019 ini membuka kesempatan bagi pencari kerja yang berminat mengikuti pelatihan keterampilan menjahit pakaian dan pelatihan servis handphone. Kegiatan ini ditujukan membekali para pencari kerja dengan keterampilan sehingga diharapkan bisa membuka lapangan usaha sendiri mengurangi pengangguran.

Suyanto Kabid Pelatihan Tenaga Kerja mengatakan bagi yang berminat menjadi peserta disilahkan mendaftar melalui Kantor Desa dan Lurah masing-masing, karena pelatihan ini direncanakan akan digelar pada bulan Maret dengan jumlah peserta dibatasi yakni 16 orang.

Memperluas kesempatan kerja, Dinas tersebut juga membuka kesempatan Pelatihan Pra Seleksi Magang kerja ke Jepang untuk laki-laki berusia 19 sampai 26 tahun.

Ada juga kesempatan kerja ke luar negeri program PMI G to G (Pekerja Migran Indonesia Goverment to Goverment ) ke Korea Selatan. Untuk info program ini lebih lanjut bisa diakses di situs www.bnp2tki.

Dari situs resmi bnp2tki disebutkan para PMI di Korea Selatan diberi gaji upah minimum sebesar 20 juta hingga 30 juta rupiah perbulan.

Dirilis dari kompas.com, untuk peserta magang ke Jepang di tahun pertama, peserta magang mendapat gaji magang 80.000 yen (sekitar Rp 8,2 juta) per bulan. Selanjutnya, untuk tahun kedua 90.000 yen dan di tahun ketiga 100.000 yen perbulan.
Selain itu setelah pulang para peserta akan mendapatkan bantuan modal kerja dari pemerintah sebesar Rp 100 juta rupiah.(humas)

Foto: beritasumbar.com

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk dan dalam ruangan




ARTIKEL LAIN