[smartslider3 slider=”509″]
Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru pada Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemdikbud Ristek Ahmad Mahendra mengatakan pihaknya akan membantu memperkuat daya tarik Kota Sawahlunto sebagai World Heritage versi UNESCO dengan membuat narasi yang disampaikan melalui media film dan musik.
“Adanya narasi ini nanti akan meningkatkan promosi dan membuat masyarakat secara nasional maupun dunia itu lebih akrab mengenal Sawahlunto sebagai Kota Warisan Dunia versi UNESCO. Nah kita nanti akan bergerak menciptakan itu, jadi sekarang melalui kunjungan kami ke sini itu untuk menyerap informasi terkait itu sebagai bahan kajian untuk ditindaklanjuti bersama di Kementerian,” kata Ahmad Mahendra, dalam pertemuan dengan Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti dan Sekretaris Daerah Dr.dr. Ambun Kadri, MKM, Jum’at 11 Februari 2022 tadi di rumah dinas Wawako.
Kemudian Ahmad Mahendra menyebut Kemendikbud Ristek akan ikut mendorong percepatan pembentukan Badan Pengelola Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) di pemerintah pusat.
“Perlu sekali, pekerjaan mengurus ini nanti itu butuh sekali ada badan pengelola. Jadi nanti saya kembali ke Jakarta akan sampaikan pada pak Dirjen dan pak Menteri untuk bersama-sama mengupayakan percepatan realisasi badan pengelola tersebut,” ujar Ahmad Mahendra.
Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti menyampaikan terima kasih kepada dukungan dari Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Kemdikbud Ristek tersebut.
“Memang narasi-narasi perlu sekali dalam menjual wisata. Kita berharap dengan dukungan narasi dari Kemdikbud ini nanti status Warisan Dunia UNESCO di Sawahlunto ini lebih populer atau semakin viral, sehingga berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan,” kata Wawako Zohirin Sayuti.
Turut hadir dalam pertemuan itu Staf Khusus Dirjen Kebudayaan Kemdikbud, Alex Sihar, kemudian Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumbar, Undri, dan Plt. Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sumbar, Teguh Hidayat.

You may also like

No Comment

Comments are closed.