190807769_5683083878429471_1461876511104347017_n
188918316_5683084475096078_3341684317606334455_n
190096995_5683084281762764_6790244305448987297_n
189633993_5683084155096110_4192872324731246622_n
187569044_5683084005096125_4969137648719251386_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Pemerintah Kota Sawahlunto untuk sementara menutup objek wisata dermaga Danau Tandikek di Camping Ground Kandi. Penutupan ini dilakukan setelah adanya musibah kecelakaan pada pengunjung.
“Untuk sementara ini kita tutup objek wisata tempat kejadian ini,” kata Walikota Sawahlunto Deri Asta, yang didampingi Wakapolres Sawahlunto Kompol. Joni Darmawan, di jumpa pers yang digelar pada Kamis 27 Mei 2021 tadi di Balaikota.
Dijelaskan Walikota Deri Asta, terkait untuk uji kelayakan, Pemerintah Kota Sawahlunto akan meminta kajian kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Musibah kecelakaan runtuhnya dermaga Danau Tandikek di Camping Ground Kandi tersebut terjadi kemaren sore (Rabu, 26 Mei 2021). Akibat kecelakaan itu, pengunjung yang menjadi korban yakni 8 orang. Dengan rincian sebanyak 5 orang meninggal dunia dan 3 orang selamat.
Walikota Deri Asta dan Wakil Walikota Zohirin Sayuti bersama Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Dr.dr. Ambun Kadri, beserta Kepala BPBD Adriyusman, telah menjenguk korban selamat di RSUD Sawahlunto dan menjenguk korban meninggal di rumah duka masing – masing.
Sejak malam, proses evakuasi terhadap korban musibah kecelakaan runtuhnya dermaga tersebut dilakukan bahu – membahu oleh jajaran BPBD, Satpol PP – Damkar, TNI – Polri, tenaga kesehatan, dan sejumlah unsur lainnya. Walikota Deri Asta memonitor langsung proses evakuasi yang berlangsung sampai larut malam itu.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.