Salah satu bentuk keseriusannya dalam mendorong peningkatan produksi panen kakao masyarakat, Walikota Sawahlunto Deri Asta menghadiri langsung semua kegiatan Gerakan Massal (Germas) Pemangkasan dan Pemupukan Kakao yang dilakukan di setiap Kecamatan. Dengan datang langsung pada kegiatan Germas itu, Wako Deri Asta sekaligus langsung menyerap aspirasi dari para masyarakat petani kakao.

Dalam minggu pertama bulan Oktober ini saja, dimana sudah 3 kali kegiatan Germas dilaksanakan di 3 Kecamatan, Walikota Deri Asta selalu hadir. Kemaren Rabu 10 Oktober 2019 Wako Deri Asta menghadiri Germas Pemangkasan dan Pemupukan Kakao tersebut di Dusun Simpang Dalam Desa Tumpuak Tangah.

previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Slider

Dalam kehadirannya itu, Walikota Deri Asta selalu menekankan pada masyarakat bahwa bertani kakao itu harus siap memperhatikan, atau ‘mencintai’ kakao tersebut. Sebab disampaikan Deri, kakao itu jika tidak diperhatikan dan dirawat dengan baik maka hasil/buahnya nanti juga tidak akan maksimal.

“Dalam bertanam kakao ini, tidak bisa kita hanya ke ladang atau ke kebun itu hanya pada saat hendak memetik buahnya saja. Jika ingin panen buah yang bagus dan banyak, maka sejak sebelum berbuah kakaonya harus dirawat, dipupuk, dipangkas selalu. Artinya harus ada perhatian yang berkelanjutan pada kakao ini,” kata Deri Asta.

“Saya selalu mengulang kembali untuk mengingatkan bahwa dalam bertani – termasuk bertani kakao ini – sangat penting untuk kita selalu memperhatikan tanaman. Memperhatikan di sini mulai dari membersihkan, menyiangi, memberi pupuk, menyiram dan berbagai upaya lainnya. Karena tanaman hanya akan memberikan panen/hasil maksimal ketika kita juga maksimal dalam memperhatikannya,” kata Deri.

Dilanjutkan Deri, kelemahan masyarakat sekarang ini yang terpantau adalah minimnya perawatan pada tanaman. Banyak yang hanya ke kebun – ladang pada saat untuk panen saja, sementara momen penting perawatan justru pada waktu – waktu sebelum panen.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Hilmed menyebutkan pihaknya saat ini juga sedang melakukan pembahasan bagaimana dalam pasca panen dan pemasaran para petani juga bisa dibantu.

“Bapak – ibu, semoga semakin bersemangat dengan bekal ilmu dari penyuluh serta pupuk dan peralatan pangkas tadi. Jika bapak – ibu sudah bersemangat dan hasil produksi panen meningkat, maka kami juga sedang dalam pembahasan untuk membantu juga di sisi pasca panen, terutama pemasaran,” kata Hilmed.

Dalam momen itu, usai berdiskusi dengan kurang lebih 50 orang anggota kelompok tani, Walikota Deri Asta menyerahkan bantuan pupuk sebanyak 25 kg/orang dan 1 set alat pemangkasan kakao. (Humas)




ARTIKEL LAIN