MAKASSAR – Rasa bahagia bercampur haru menyelimuti Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, ketika berdiri berdampingan dengan Presiden Joko Widodo, dalam sesi foto bersama belasan penerima penghargaan koperasi, pada Hari Peringatan Koperasi Nasional, di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7).

Beberapa menit sebelumnya, Presiden Joko Widodo, menyematkan pin emas ke dada Walikota Ali Yusuf, sebuah tanda kehormatan dari negara berupa Anugerah Satya Lencana Pembangunan Koperasi dan UMKM.

Walikota Ali Yusuf dinilai berhasil membangun Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), serta memiliki kebijakan dan gerakan yang pro pada perkoperasian dan dinilai sangat selaras dengan Nawacita.

Bapak tiga anak yang pernah diamanahkan menjadi Manajer Koperasi KUD Talawi di tahun 1990-an itu, selalu mendorong setiap komunitas masyarakat dan wadah organisasi, untuk mengembangkan diri dan berhimpun dalam koperasi.

Ali Yusuf memberdayakan komunitas kelompok yasinan, remaja mesjid, dalam membangun lembaga keuangan mikro, yang menjadi cikal bakal sebuah koperasi. Awal tahun 2014 lalu, kelompok yasinan dibimbing untuk mempunyai lembaga keuangan mikro.

Setahun berselang, lembaga keuangan hadir dari kelompok yasinan, remaja mesjid, mulai berkembang menjadi koperasi. Kelompok yasinan dan remaja mesjid, didorong tidak hanya fokus dalam ibadah keagamaan semata, namun juga turut mengembangkan kegiatan yang memiliki dampak terhadap perkembangan ekonomi anggota kelompok yasinan itu sendiri.

“Ibadah dan ekonomi jemaah akan dapat sejalan, saling bahu-membahu dalam menjaga umat. Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong setiap komunitas yang ada di tengah masyarakat, untuk bergerak membangun koperasi,” ungkap Ali Yusuf.

Dalam beberapa waktu terakhir, Walikota yang pernah mengemban amanah sebagai wakil rakyat di gedung dewan selama tiga periode itu, juga mendorong lahirnya program Gerakan Menabung Seribu (Gemes).

Dengan mengawali pada setiap aparatur sipil negara (ASN), di jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Gemes kini sudah mulai menyentuh jemaah subuh di setiap mesjid dan mushalla di Kota Sawahlunto.

Mengapa hanya seribu rupiah, menurut Ali Yusuf yang kini memimpin Sawahlunto bersama Wakil Walikota, Ismed, SH itu, untuk menumbuhkan disiplin diri. Selain itu, Gemes juga tidak akan berpengaruh langsung dengan keuangan masyarakat.

“Dalam jangka waktu tertentu, gerakan menabung seribu rupiah ini, akan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berlebaran, ibadah qurban, umrah, hingga ibadah haji,” yakin Ali Yusuf.

Gemes mulai berkembang di setiap OPD dan kelompok masyarakat, dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Sawahlunto, akan melaunching Gemes di tingkat kota, sehingga menjadi program perekonomian yang berkembang.

Presiden Joko Widodo mengatakan peran koperasi sangat strategis, mengingat semakin ketatnya kompetisi dan persaingan ekonomi yang terjadi saat ini. Tidak hanya persaingan antar daerah, namun juga antar negara dan kawasan.

“Peringatan hari koperasi saat ini, mengingatkan kita semua, agar kita sadar telah berada dan sudah masuk dalam persaingan global yang telah berjalan sejak beberapa waktu lalu,” ungkap Joko Widodo.

Kunci memenangkan pertarungan dan kompetisi itu, kata mantan Gubernur DKI dan Walikota Solo itu, kemampuan beradaptasi kecepatan memahami dan menguasai teknologi informasi yang berkembang dengan sangat cepat.

“Orang jualan saat ini, tidak lagi di mall, toko-toko, semuanya sudah online store. Kalau kita tidak bisa beradaptasi, ini akan menjadi malapetaka,” katanya.

Jokowi melihat potensi koperasi di Indonesia terbilang sangat besar. Apalagi, koperasi menyasar kepentingan anggota koperasi itu sendiri, yang mampu menyaingi sistem ekonomi kapitalis.

Atas Anugerah Satya Lencana Pembangunan Koperasi dan UMKM, dari Presiden RI Joko Widodo, Ali Yusuf, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Walikota Ismed, Pimpinan dan anggota DPRD Sawahlunto, Sekretaris Daerah, seluruh OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, seluruh pengurus dan koperasi, dan pelaku usaha serta masyarakat Sawahlunto yang memberikan dukungan dan support.

Sebelumnya di tahun 2016, Ali Yusuf juga menerima Anugerah Bakti Koperasi. Anugerah berupa lencana yang diterima Ali Yusuf kala itu, diserahkan Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Ngurah Puspayoga.(humas)




ARTIKEL LAIN