Sesuai hasil pemeriksaan Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi pada Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dinyatakan bahwa 1 orang Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Sawahlunto hasil pemeriksaannya adalah negatif Covid – 19. Artinya, 1 orang PDP yang kini telah meninggal dunia tersebut tidak terbukti secara medis terjangkit oleh virus Corona.

Kepala RSUD Sawahlunto, dr. Adrianof menyampaikan bahwa pihak Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand telah mengirimkan berkas hasil pemeriksaan terhadap 1 orang PDP Kota Sawahlunto tersebut pada Selasa malam, 07 April 2020.

“Kita baru menerima berkas laporannya, bernomor 36/04/PDRPI – FK/2020 perihal hasil pemeriksaan Covid – 19 terhadap PDP dari Kota Sawahlunto. Hasilnya dinyatakan disitu adalah ; negatif,” sebut dr. Adrianof saat dihubungi.

Kemudian dr. Adrianof menceritakan riwayat medis PDP yang telah menutup usianya pada Jum’at 03 April 2020 lalu itu. PDP berjenis kelamin perempuan dengan umur 50 tahun tersebut dirawat intensif di RSUD Sawahlunto dengan keluhan batuk dan sesak nafas.

Berdasarkan pada pemeriksaan medis di RSUD Sawahlunto yaitu rontgen thorax dan anamnesa, diketahui pada paru – paru pasien terdapat infeksi disebabkan bakteri. Hasil pemeriksaan lainnya, gula darah pasien juga tercatat di atas normal.

“Saat sampel untuk pemeriksaan terhadap Covid pasien ini masih dalam proses di Laboratorium Biomedik Unand, ternyata pasien sudah terlebih dahulu meninggal dunia,” tutur Adrianof menceritakan.

Hasil pemeriksaan tersebut mempertahankan posisi Sawahlunto sampai Rabu O8 April 2020 ini tetap tidak ada satu orang pun warga ‘Kota Arang’ tersebut yang positif terjangkit Covid – 19 itu.

Setelah menerima laporan dari Laboratorium Biomedik Unand itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan rasa syukur bahwa ternyata PDP Sawahlunto kemaren itu negatif dari Covid.

“Alhamdulillah, tidak ada warga kita yang positif Corona. PDP kita kemaren ini baru keluar hasil pemeriksaannya dinyatakan negatif,” kata Walikota.

Walikota Deri Asta pun berharap kabar baik itu disampaikan ke tengah – tengah masyarakat, karena beberapa waktu belakangan sempat beredar isu bahwa PDP Sawahlunto itu positif Covid.

“Kita berharap kabar baik ini menjadi sitawa sidingin juga bagi keluarga almarhumah. Kemaren karena kebetulan sakit beliau gejalanya mirip dengan Covid kan sempat beredar isu simpang siur di masyakarakat kalau beliau positif. Nah ini kan sudah jelas dinyatakan negatif, hasil pemeriksaan resmi dari Laboratorium Biomedik Unand inilah yang harus kita percayai,” ujar Walikota Deri Asta.




ARTIKEL LAIN