[smartslider3 slider=”581″]
Dari segi ekonomis akan sangat menguntungkan bagi orang tua jika anak dapat menempuh pendidikan di tempat domisili, biaya hidup tidak akan “bapariuk duo”, dengan kata lain biaya tidak akan mengelembung dan biaya ekstra yang sebelumnya diperuntukan untuk biaya hidup anak dirantau dapat dipergunakan untuk hal-hal lainnya. Inilah salah satu motivasi pemerintah Kota Sawahlunto yang bekerjasama dengan kampus ternama Universitas Negeri Padang (UNP ) mendirikan Kampus PSDKU UNP di Kota Sawahlunto, selain untuk meningkatkan mutu pendidikan di kota kita tercinta. Hal tersebut disampaikan Walikota Sawahlunto, Deri asta saat buka bersama dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sawahlunto, Bundo Kanduang, serta Tokoh Adat lainnya, Selasa Malam, 26 April 2022.
Deri Asta menyebutkan saat ini memang baru hanya ada 2 program studi (prodi) yakni Teknik Otomotif Alat Berat dan Teknik Pertambangan, namun InshaAllah dalam waktu dekat akan kita tambah 3 prodi lagi yakni PGPAUD, PGTK serta Manajemen sehingga benar-benar dapat mengakomodir kebutuhan ilmu serta pendidikan bagi generasi muda Kota Sawalunto khususnya dan Sumatera Barat umumnya. Untuk itu Deri asta mengajak masyarakat dapat menguliahkan anak tercinta cukup di Kota Sawahlunto saja.
“Dengan hadirnya Kampus PSDKU UNP di Kota kita, pastinya juga akan berdampak ekonomi , masyarakat dapat memanfaatkan peluang usaha, seperti rumah kos, rumah makan serta kebutuhan lain yang biasa di perlukan oleh mahasiswa, “ tambah Deri Asta.
Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi, Deri Asta menyampaikan tentang pelaksanaan Takbiran dan sholat Idul Fitri di Kota Sawahlunto. Dimana untuk tahun ini masyarakat Sawahlunto sudah dapat menyambut Idul Fitri seperti tahun-tahun sebelum adanya pandemik covid19 yakni melaksanakan Takbiran di Mesjid dan Mushola terdekat, serta Sholat Idul Fitri yang dipusatkan di Lapangan Ombilin Kota Sawahlunto.
“Mumpung akan Idul Fitri, di ingatkan kepada kaum ibu untuk untuk tidak membeli mukena baru yang diproduksi oleh daerah lain, sebab UMKM di Kota Sawahlunto sudah ada yang memproduksi dengan harga terjangkau dengan kwalitas terbaik. Ini saya sampaikan untuk meminimalisir uang masyarakat Sawahlunto beredarnya di daerah lain dan lebih bijak rasanya kita dukung perkembangan UMKM di kota tercinta” tegas Deri Asta.
Walikota Deri Asta juga mengingatkan suksesnya pembangunan tidak terlepas dari peran semua stage holder yang ada, tidak terkecuali KAN sebagai lembaga peradilan adat dalam nagari yang berfungsi menyelesaikan masalah sengketa sako, pusako, pelanggaran adat dan pelanggaran syarak. Serta Bundo Kanduang sebagai sosok yang menunjukan posisi mulia perempuan Minangkabau dalam tatanan adat masyarakatnya, serta tokoh-tokoh adat lainnya.
dalam pertemuan tersebut walikota sawahlunto juga mengucapkan terima kasih kepada KAN Talawi melalui Aljasri Datuak Abubakar selaku Ketua KAN Talawi yang telah menyerahkan sebidang tanah milik nagari yang berlokasi di Dusun Kundi Desa Talawi Mudiak, dengan luas kurang lebih 852, 24 m2 beserta satu buah bangunan yang berdirinya diatasnya, yang sebelumnya merupakan kantor KAN Talawi yang nantinya diperuntukkan untuk fasilitas umum/ pemerintahan dimana dana pembangunannya telah dianggarkan di Dinas PU Sawahlunto di tahun 2023 mendatang.

You may also like

No Comment

Comments are closed.