previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Slider
Karang Taruna Kelurahan Durian I Kecamatan Barangin menyelenggarakan iven turnamen game online PUBG. Walikota Sawahlunto Deri Asta membuka langsung turnamen PUBG itu pada Sabtu 02 Januari 2020 kemaren, bersama Ketua DPRD Kota Sawahlunto Ny. Eka Wahyu Ismed.
Dalam sambutannya, Walikota Sawahlunto Deri Asta mengajak anak – anak muda peserta turnamen game tersebut agar ke depannya dapat berkembang dengan tidak lagi hanya sekedar menjadi pemain game, namun bisa menjadi pembuat (creator) game.
“Kalau hanya sekedar main game, tentu semua anak muda bisa. Kita ingin muncul yang luar biasa, yakni ada anak – anak Sawahlunto yang membuat game. Kalau ada ini kan bagus, artinya dia tidak hanya sekedar konsumen, menghabiskan waktu dengan bermain, namun sudah maju dengan menjadi pelaku usaha ekonomi kreatif berbasis teknologi informasi,” ujar Walikota Deri Asta.
Walikota juga meminta agar jika ada anak Sawahlunto yang mulai belajar dan berencana untuk membuat aplikasi/game online tersebut agar dapat memasukkan unsur – unsur informasi dan edukasi yang bermanfaat bagi para user/pemain game tersebut. Sehingga game itu tidak hanya sekadar untuk bermain saja tetapi memuat informasi dan edukasi berfaedah yang baik bagi penggunanya.
“Tentunya, jangan sampai lupa untuk mengkolaborasikan atau menyisipkan juga konten berisi promosi wisata Kota Sawahlunto kita tercinta. Saat ini kota kita telah diakui UNESCO sebagai ‘Kota Warisan Budaya Dunia’. Tentunya butuh untuk dipromosikan juga melalui jaringan teknologi informasi,” kata Walikota Deri Asta.
Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Game PUBG Aris Ismed melaporkan bahwa iven mereka tersebut diikuti tidak hanya peserta dari Kota Sawahlunto, namun juga sejumlah peserta lainnya berasal dari kabupaten/kota tetangga.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.