190934775_5704215956316263_8899419236707056348_n
191624954_5704216229649569_3433139340214030516_n
192189842_5704216692982856_4376436603540480119_n
192552591_5704216826316176_6534774423703685614_n
193118687_5704215689649623_9034439121261574937_n
193449042_5704215839649608_1058802814048585011_n
193783640_5704216559649536_467539948076359137_n
194556004_5704216366316222_48038937414040762_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Kelompok Hutan Kemasyarakatan Lurah Basuang di Desa Batu Tanjung Kecamatan Talawi, menerima bantuan stup/koloni lebah madu Galo – Galo sebanyak 240 buah dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, pada Senin 31 Mei 2021 tadi di Taman Buah Kandi.
“Langkah ini kita lakukan agar masyarakat yang berada di sekitar hutan bisa menjalani kehidupan lebih baik dan sejahtera dengan memanfaatkan potensi hutan tanpa merusak hutan itu sendiri. Salah satu potensi itu adalah lebah madu Galo – Galo,” ujar Gubernur Mahyeldi.
Sementara itu, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, menyatakan sangat bersyukur atas bantuan stup lebah Madu Galo – Galo tersebut.
Menurut Walikota Deri Asta, potensi ternak lebah madu Galo – Galo sudah mulai tampak di Sawahlunto, namun masih terkendala anggaran yang belum memadai untuk membantu masyarakat.
“Pak Gubernur sudah datang membawa bantuan oleh-oleh stup lebah kelulut kepada kami untuk masyarakat Sawahlunto. Ini bantuan yang sangat berarti dan berperan besar bagi Sawahlunto, terutama bagi bagi masyarakat di kawasan hutan Lurah Basuang yang segera bisa menjadi peternak madu Galo – Galo dengan bantuan ini. Terima kasih Pak Gubernur,” ucap Walikota Deri Asta.
Selain penyerahan bantuan stup/koloni kepada kelompok hutan kemasyarakatan dari kabupaten/kota di Sumatera Barat tersebut, dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga melakukan pecanangan Gerakan Minum Madu Asli (GEMMA) guna mendorong masyarakat mengonsumsi lebah madu asli.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.