240556946_6197875680283619_2205456327182081617_n
240556946_6197876316950222_8070593618487682838_n
240581059_6197876500283537_7124177856487677238_n
241633340_6197875870283600_3996148195382392839_n
241690286_6197876036950250_814779229591276192_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Kota Sawahlunto menjadi satu – satunya kota di Provinsi Sumatera Barat yang menjalankan Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH – P) dari Kementerian Pendidikan. Salah satu kegiatan PKH – P tersebut dilaksanakan di Desa Rantih Kecamatan Talawi yakni pelatihan membuat kue kering, dilaksanakan pada Rabu 08 September 2021 kemaren yang dibuka dan ditinjau langsung oleh Ketua TP – PKK Provinsi Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi.
Kegiatan PKH – P di Kota Sawahlunto ini mendapat apresiasi dan pujian dari Ketua TP – PKK Provinsi Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, yang mengatakan bahwa kegiatan ini sangat berguna bagi kaum ibu, tidak hanya dalam menambah keterampilan namun juga bisa menumbuhkan perekonomian.
“Kita bersyukur dan bangga sekali, di Sawahlunto berkolaborasi dengan baik antara Pemko dengan TP – PKK dalam membantu peningkatan kualitas hidup perempuan, dalam hal ini kaum ibu. Adanya kegiatan pelatihan seperti ini, sangat besar pengaruhnya dalam membentuk kaum ibu yang tangguh dan mandiri. Peningkatan kualitas hidup masyarakat salah satunya ditentukan dari bagaimana kualitas kaum ibu dalam mengelola keluarga,” ujar Ny. Harneli Mahyeldi.
Dari kegiatan bagi kaum ibu di Kota Sawahlunto ini, Ny. Harneli Mahyeldi berharap dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kabupaten/kota lain dalam mengupayakan kebijakan/program untuk memperhatikan perempuan terutama kaum ibu.
Ketua TP – PKK Kota Sawahlunto, Ny. Meivyta Deri Asta, menyampaikan bahwa di Sawahlunto memang banyak dilaksanakan kegiatan terkait peningkatan kualitas hidup perempuan ini sebagai dukungan dari Pemko dan TP – PKK dalam memberdayakan perempuan dan kaum ibu Sawahlunto.
“Untuk pelatihan membuat kue kering ini misalnya, kami dari TP – PKK dan Pemko Sawahlunto berkomitmen dalam mengawal pelatihan tidak hanya selesai di sini, maksudnya sampai di pemasaran dan kelanjutan produksi itu kita bina dan dampingi terus. Sehingga memang ada hasil dari pelatihan ini yang bisa dipetik dan dinikmati oleh ibu – ibu peserta,” kata Ny. Meivyta Deri Asta.
Sebelum pelatihan membuat kue kering di Desa Rantih ini, sebelumnya Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH – P) ini terlebih dahulu dilakukan di Desa Talawi Hilir yakni pelatihan membuat kue basah. Hasil produk kue basah dari peserta pelatihan di Desa Talawi Hilir itu, digunakan sebagai snack dalam kegiatan pertemuan Istri Kepala Daerah (Iskada) se – Sumatera Barat yang diselenggarakan di kawasan Danau Kandi, pada Rabu 08 September 2021 kemaren.
Ny. Meivyta Deri Asta mengatakan, ke depan Pemko Sawahlunto bersama TP – PKK akan terus melaksanakan kegiatan – kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan tersebut. Ini pun juga sudah sejalan dengan salah satu misi Pemko Sawahlunto yakni tentang memberikan perhatian dan dukungan kepada perempuan dan kaum marjinal (anak, lansia, disabilitas, dan lain – lain).
Ketua TP – PKK Provinsi Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, membuka dan meninjau langsung kegiatan Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH – P) pelatihan membuat kue kering di Desa Rantih ini usai membuka dan mengikuti acara Pertemuan Istri Kepala Daerah (Iskada) se – Sumatera Barat yang diselenggarakan di kawasan Danau Kandi, pada Rabu 08 September 2021 kemaren.
Setelah kegiatan pelatihan membuat kue kering itu, Ny. Harneli Mahyeldi dan Ny. Meivyta Deri Asta menghadiri kegiatan penyerahan bantuan kepada anak yatim di Kecamatan Talawi dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Sawahlunto, di Puskesmas Talawi.
Dalam penyerahan bantuan dari Salimah kepada anak yatim tersebut, yakni dengan total bantuan sebesar Rp. 6 juta. Dengan rincian anak yatim yang menerima bantuan sejumlah 24 orang, masing – masing mendapatkan sembako dan uang Rp. 100 ribu.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.