250345584_6491254544279063_8881815120495280190_n
250354957_6491254747612376_7844217268176710167_n
250525049_6491253820945802_3598445778753653511_n
250620863_6491253564279161_7528738729384560430_n
250679118_6491252174279300_8650189219426238912_n
250697587_6491253280945856_8228888603478510243_n
250708026_6491254150945769_5565256987225176389_n
250765021_6491252424279275_7181162626243401897_n
251224549_6491252657612585_3395922532424921402_n
251333215_6491252877612563_3148476162710091077_n
251801007_6491253077612543_2734429735252675612_n
252009733_6491254340945750_1135664758103003649_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Bertanding mewakili Provinsi Sumbar dalam PON XX di Papua, para atlet dan pelatih dari Sawahlunto menunjukkan kualitas juara mereka. Hasilnya, dari 8 medali emas yang diperoleh kontingen Sumbar sebanyak 3 medali emas disumbangkan atlet Sawahlunto.
Setelah 3 medali emas itu, atlet dari Sawahlunto juga menyumbangkan 1 medali perak dan 3 medali perunggu. Tidak hanya atlet, dari pelatih Sawahlunto pun sukses menyumbangkan 1 medali perak dan 1 medali perunggu.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto, Muryanto, melaporkan 3 atlet yang meraih medali emas itu adalah ; Iwan Samurai (Binaraga), M. Latif (Gantole) dan Ari Parmanto (Kempo).
“1 medali perak itu diperoleh Vebi Sesmita Husna dari cabang olahraga (cabor) Tarung Derajat. Kemudian 3 medali perunggu, itu dari Andi Saputra (Kempo), M. Latif (Gantole) dan Dedek Saputra (Cricket),” kata Muryanto, sebelum kegiatan penyambutan dan penyerahan penghargaan dari Pemko Sawahlunto kepada atlet dan pelatih yang mengikuti PON XX, pada Selasa 02 November 2021 tadi di Balaikota.
Ditambahkan Muryanto, untuk pelatih yang mendapatkan medali yaitu Noviardi (medali perak) dan Engga Randa Putra (medali perunggu).
Mengapresiasi prestasi dari para atlet dan pelatih tersebut, Pemko Sawahlunto memberikan reward (penghargaan) berupa uang yakni total sebesar Rp 68 juta. Penyerahan penghargaan itu diserahkan langsung oleh Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Sawahlunto, Nova Erizon, menyebut bahwa masing – masing atlet peraih medali emas diberikan Rp 12 juta. Kemudian untuk peraih medali perak diberikan Rp 7 juta dan peraih medali perunggu diberikan Rp 4 juta.
“Sementara, bagi atlet dan pelatih Sawahlunto yang ikut berlaga di PON XX namun belum berhasil memperoleh medali itu tidak kita lupakan. Mereka kita berikan juga penghargaan, yakni sebesar Rp 1.500.000,-/orang,” kata Nova Erizon.
Untuk pelatih yang berhasil meraih medali diberikan penghargaan sebesar Rp 3.500.000,- (medali perak) dan Rp 2 juta (medali perunggu).
Walikota Sawahlunto Deri Asta menyatakan, prestasi meraih medali emas, perak dan perunggu itu menunjukkan bukti nyata prestasi atlet Sawahlunto di pentas nasional. Bukan pekerjaan yang gampang menjadi juara di tingkat nasional, apalagi dalam masa pandemi Covid – 19 sekarang ini.
“Pemko Sawahlunto tentu tetap berkomitmen dalam memberikan dukungan bagi pertumbuhan dan perkembangan atlet dan pelatih. Khusus untuk PON ini contohnya, ketika melepas mereka pergi dahulu itu kita dukung dengan memberikan bantuan Rp 5 juta/orang. Sekarang mereka kembali dan membawa prestasi, kembali kita dukung dan apresiasi dengan penghargaan berupa uang yang tadi totalnya mencapai Rp 68 juta,” sebut Walikota Deri Asta.
Untuk diketahui, dalam kontingen Sumbar yang berlaga di PON XX Papua, ada 9 atlet dan 4 pelatih dari Sawahlunto.
Adapun 4 pelatih dari Sawahlunto itu yakni ; Aspil (FPTI), Irmai Hendri (Pencak Silat), Novriadi Chandra (Tarung Derajat), Engga Randa Putra (Cricket).
Kemudian untuk 9 atlet, adalah ; Muswar Iwan Samurai (PABSI), Ari Prananto (Kempo), Andi Saputra (Kempo), Nita Seprida (FPTI), Vebi Sesmita Husna (Tarung Derajat), Daniel (IMI), M. Latief (Aero Sport), Ridhan (Pencak Silat), Dedek Saputra (Cricket).




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.