Konferensi ASIAN Network of Industrial Heritage (ANIH) yang dijadwalkan pada Juni 2020 nanti bakal digelar di Kota Sawahlunto. Mempersiapkan itu, tim terkait melakukan peninjauan langsung ke ‘Kota Warisan Budaya Dunia Versi UNESCO’ itu, dan diterima beraudiensi dengan Wakil Walikota Zohirin Sayuti, Rabu 21 Agustus 2019 di Balaikota.

Koordinator tim terkait itu, dosen Universitas Pembangunan Panca Budi Medan yang juga anggota Badan Warisan Sumatera, Sri Shindi Indira, ST, M.Sc mengatakan bahwa berhubungan dengan dengan tema pembahasan ANIH tahun 2020 nanti yaitu water and heritage, sangat sinkron sekali untuk diselenggarakan di Kota Sawahlunto yang merupakan kota heritage.

“Kunjungan saya dan tim sekarang, meninjau langsung situasi dan kondisi di Sawahlunto, menyesuaikan nanti apa yang perlu dipersiapkan. Kita harus persiapan yang matang, sebab ini kan konferensi bertaraf internasional, pengalaman di tahun kemaren itu ada Inggris, New Zealand, Jepang, Korea, Thailand dan negara – negara lain yang berpartisipasi. Prediksi kita, nanti peserta bakal mencapai 70 orang, itu beragam dari perwakilan pemerintah, universitas, komunitas, media sampai pemerhati/praktisi heritage maupun tema terkait,” sebut Shindi Indira.

Ditambahkan Shindi, penyelenggaraan acara dijadwalkan selama 5 hari. Pada hari pertama dan kedua acara ini bertempat di Kota Padang, Kota Sawahlunto baru akan menjadi tuan rumah acara pada hari ketiga sampai hari kelima.

Sementara, Wakil Walikota Zohirin Sayuti menyambut hangat dipercayanya Kota Sawahlunto sebagai tuan rumah iven bertaraf internasional itu. Zohirin pun menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) ‘Kota Arang’ siap memberikan bantuan dan dukungan untuk kegiatan tersebut.

“Kita patut bangga, Sawahlunto mendapat kepercayaan, mendapat amanah dari forum internasional seperti ANIH ini sebagai tuan rumah. Kita lihat bahwa banyak juga manfaat yang kita bisa ambil dari penyelenggaraan iven ini nantinya. Sebab itu, kita nyatakan siap membantu mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan itu,” ujar Wawako Zohirin.

Selain untuk membantu pada pelaksanaan iven, Wawako Zohirin Sayuti juga meminta kepada jajarannya untuk bisa menangkap peluang pada iven tersebut yang bisa berdampak langsung pada perekonomian masyarakat setempat.

“Kita tahu banyak potensi ekonomi dari masyarakat yang bisa memanfaatkan iven ini nantinya. Sektor wisata, kuliner, transportasi, akomodasi seperti homestay dan lainnya. Saya himbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat membantu serta mengarahkan masyarakat dalam menangkap peluang ekonomi dalam iven tersebut nantinya,” tutur mantan Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto itu.

Dalam audiensi tersebut, jajaran Pemko Sawahlunto yang menghadiri sekaligus sebagai leading sektor kegiatan yakni dari Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman. (Humas)

 




ARTIKEL LAIN