Mempermudah proses pembayaran pajak, Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto bekerjasama dengan Bank Nagari kini menghadirkan layanan pembayaran pajak secara digital (online). Kota Sawahlunto menjadi kota ke – 4 di Sumatera Barat yang mulai menggunakan sistem online untuk pembayaran pajak ini.

Dalam penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) Pemko Sawahlunto dengan Bank Nagari terkait pembayaran pajak online ini, Walikota Deri Asta menyampaikan hal ini menjadi terobosan demi mendorong efektifitas dan efisiensi pembayaran pajak di ‘Kota Arang’.

previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Slider

“Dulu masih ada alasan terlambat atau tidak bayar pajak ini disebabkan lupa, malas antrian panjang dan proses pembayaran yang lama di bank segala macam. Kini, setelah pakai sistem online ini, kan bayar pajak tidak perlu ke bank lagi, cukup dengan smartphone dengan jaringan internet saja sudah bisa. Sehingga alasan – alasan tadi bisa kita antisipasi,” sebut Deri Asta, Selasa 26 November 2019 di Balaikota.

Pemko, lanjut Deri sekarang terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah, terkhusus dari sektor pajak.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Deri Asta juga menyentil adanya jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih belum membayar pajak. Dikatakan Deri, jangan sampai malah ASN kalah oleh masyarakat dalam tingkat partisipasi membayar pajak.

Tentang kondisi penerimaan daerah dari pajak saat ini, dilaporkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Sawahlunto, Afridarman bahwa realisasi penerimaan pajak per 26 November 2019 adalah 83, 31 persen.

“Dalam catatan kami, di tingkat kota ini baru mencapai 83 persen. Namun untuk beberapa desa, itu sudah masuk sampai 100 persen. Desa tersebut adalah Desa Lunto Timur, Desa Datar Mansiang, Desa Rantih, Desa Silungkang Oso, Desa Silungkang Duo dan Desa Silungkang Tigo,” ungkap Afridarman.

Sementara, Kepala Bank Nagari Cabang Sawahlunto, Fauzan memaparkan bahwa seiring perkembangan teknologi pihaknya juga sudah menyediakan layanan berbasis online, sehingga nasabah dapat lebih ditingkatkan pelayanannya.

“Selain di aplikasi melalui smartphone atau komputer/laptop, pembayaran pajak ini juga bisa dilakukan nasabah lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Di Sawahlunto sekarang Bank Nagari sudah memiliki 7 buah ATM. Jadi sudah bisa dilakukan di sana,” kata Fauzan. (Humas)

Please follow and like us:
error




ARTIKEL LAIN