Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Sawahlunto kini mulai menggunakan lokasi baru, yakni Kampus Lapangan milik Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Kementerian ESDM yang diberikan dengan status pinjam pakai kepada Pemko Sawahlunto. Paket pelatihan otomotif dan meubelair yang dimulai pada Selasa, 08 Oktober 2019 menjadi pelatihan pertama yang menggunakan kampus lapangan tersebut.

Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti yang resmi membuka pelatihan itu mengajak para peserta agar dapat memanfaatkan pelatihan tersebut dengan semaksimal mungkin. Sehingga tujuan Pemko untuk mengurangi pengangguran dan harapan peserta untuk memiliki pekerjaan yang memperbaiki kesejahteraan ekonomi juga bisa dicapai.

previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Slider

“Pemko sudah memfasilitasi dengan instruktur, peralatan, sampai pada makan dan uang transport selama pelatihan. Semoga adik – adik yang mengikuti ini tidak menyia – nyiakan peluang emas ini. Ingat, di luar masih banyak juga para pemuda kita yang ingin ikut juga pelatihan ini, namun karena keterbatasan anggaran maka kita seleksi dulu agar sesuai kuota. Jadi adik – adik yang lolos seleksi manfaatkan dengan baik dan optimal pelatihan ini,” pesan Zohirin.

Ditambahkan mantan Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto diera kepemimpinan Walikota Amran Nur itu, yang tidak kalah penting selain skill kompetensi dalam dunia kerja adalah soft skill (karakter).

Paket pelatihan meubelair dan otomotif (teknik sepeda motor) itu diikuti masing – masing 16 orang peserta. Saat ini adalah untuk angkatan pertama, bulan depan akan dilanjutkan dengan angkatan kedua.

“Alhamdulillah, mulai sekarang kita dapat memfungsikan kampus lapangan milik BDTBT ini sebagai tempat BLK kita. Sebelumnya beberapa paket pelatihan BLK kita laksanakan di Rumah Kreatif BUMN (RKB) milik PT. Bukit Asam di depan Lapangan Segitiga,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP – Naker), Dwi Darmawati. (Humas)




ARTIKEL LAIN