Agar makan bajamba, sebagai prosesi puncak peringatan Hari Jadi Kota Sawahlunto ke – 130 nanti benar-benar dapat menjadi “pesta rakyat”, maka Pemko kini mengupayakan agar para tukang ojek dan masyarakat sekitar dapat diberikan pula jatah makanan untuk bersama-sama dinikmati dalam momen makan bajamba tersebut.

Dengan hal ini, maka masyarakat tidak hanya sekedar jadi penonton, namun bisa ikut merasakan kebahagiaan dan mendapat efek ekonomi dalam perayaan ulang tahun “Kota Wisata Tambang Berbudaya” itu.

Hal tersebut ditekankan Wakil Walikota Zohirin Sayuti saat memimpin rapat persiapan rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) ke – 130, Selasa (30/10) lalu di Balaikota.

“Ini kan momen baralek kita semua, warga kota. Jadi jangan warga itu jadi penonton saja saat kita, para undangan makan nanti. Maka, saya instruksikan agar mari kita bersama mengupayakan dalam makan bajamba nanti, kita bisa beri makanan juga bagi masyarakat sekitar, termasuk juga para tukang ojek,” sebut Wawako Zohirin.

Ditambahkan Zohirin, hal ini sebenarnya sudah pernah dilakukan. “Ini sebenarnya kita bisa mengulang kembali, sebab pada awal-awal makan bajamba diadakan dahulu, sekitar tahun 2006 waktu itu kan sudah kita lakukan itu. Masyarakat sekitar Pasar Remaja itu kita bagi-bagikan nasi. Kita sampai membantai sapi waktu itu,” cerita mantan Sekda Sawahlunto itu.

Dengan membagikan makanan kepada masyarakat sekitar tersebut, setidaknya ada dua manfaat yang bisa diperoleh. Pertama, mengikutsertakan masyarakat dalam momen perayaan hari ulang tahun Kota tersebut, kedua memberikan multiplayer effect terhadap perekonomian pada warung-warung nasi atau pun para tukang masak yang akan memasak makanan tersebut.

Melalui hal-hal itu, maka masyarakat Sawahlunto diharap dapat ikut merasakan momen kebahagiaan bertambahnya usia “Kota Arang” tersebut.

Menindaklanjuti instruksi Wawako itu, maka Sekdako Rovanly Abdams bersama jajaran para kepala Dinas dan lainnya segera membahasnya dalam rapat teknis lanjutan. “Kita siap tindaklanjuti. Kita bahas nanti di rapat teknis lanjutan bersama pihak-pihak terkait,” ujar Sekda Rovanly.

Rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) ke – 130 akan diwarnai kurang lebih 10 acara. Dengan puncak acara adalah makan bajamba pada 1 Desember.

Mengenai kemungkinan akan mengundang kehadiran tamu VIP setingkat Menteri juga dibahas dalam rapat itu. Ada perencanaan untuk mengundang antara lain Menteri BUMN atau Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Namun masih dalam konfirmasi pada pihak sekretariat kementerian terkait.

Sementara untuk tamu perantau, nampaknya akan dihadiri lebih dari 200 perantau. Hal itu tergambar dari antusiasme perantau yang pada pertemuan Pemko Sawahlunto dengan perantau di Jakarta bulan lalu mereka mengatakan akan pulang dan mengikuti makan bajamba di Sawahlunto. (Humas)




ARTIKEL LAIN