242607618_6863435613727619_756569727001588244_n
270072067_6863435510394296_1788962277455586237_n
270216471_6863435703727610_5129012603369416753_n
270224406_6863435383727642_6693736814557747926_n
270226028_6863436003727580_3404072741355526650_n
270239600_6863435907060923_110739639836184229_n
271021939_6863435827060931_477518450743941256_n
271045141_6863436120394235_7691991104989830091_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Masjid Al-Mujahidin Desa Kolok Mudiak, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto menyelenggarakan khitanan massal yang diikuti oleh 32 orang anak, Minggu 02 Januari 2022.
Ketua Panitia Penyelenggara Wasdi Bachtiar mengatakan khitanan massal itu sebagai bentuk kepedulian sosial pengurus Masjid Al-Mujahidin dan donatur dalam mendukung orang tua melaksanakan kewajiban agama bagi anaknya.
“Ini juga sebagai apresiasi kepada para santri tahfidz di sejumlah rumah tahfidz daerah Kolok dan sekitarnya,” sebut Wasdi.
Wasdi menjelaskan selain memperoleh pelayanan khitanan secara gratis, anak-anak yang menjadi peserta tersebut juga mendapatkan satu buah kain sarung dan penggantian uang transportasi, kemudian sebelum dikhitan mereka juga diberikan sarapan pagi berupa nasi goreng.
“Untuk petugas kesehatan yang melaksanakan proses khitanan ini dari Puskesmas Kolok. Sedangkan untuk donatur kami ada cukup banyak, diantaranya PT. JNE, CV. BMK dan lainnya, juga para jamaah masjid,” ujar Wasdi merinci.
Wali Kota Sawahlunto Deri Asta yang menghadiri langsung khitanan massal itu mengapresiasi dan berterimakasih kepada pengurus Masjid Al-Mujahidin beserta donatur.
“Ini bukti kekuatan dan peran strategis masjid, banyak kegiatan sosial yang bisa muncul dan dikelola masjid. Kami yakin Masjid Al-Mujahidin ini akan semakin maju dan banyak kegiatan sosial berbasis keagamaan yang digerakkan,” sebut Wali Kota.
Turut mendampingi Wali Kota Sawahlunto Deri Asta dalam menghadiri khitanan massal itu yakni Ketua TP-PKK Kota Sawahlunto Ny. Meyvita Deri Asta dan Camat Barangin Subandi.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.