Ketenangan dalam berlaga dan kekompakan internal tim yang terjaga dengan baik menjadi faktor andalan kesuksesan tim Kecamatan Talawi merebut Piala Minangkabau Cup II. Dengan ketenangan itu, dua gol yang dihunjamkan oleh Ismail Said dan Rahmat Qodri merobek gawang tim Kecamatan Guguak (Kabupaten Lima Puluh Kota) tanpa balas, sehingga skor 2-0 itu resmi memastikan tim asuhan Hengky Sofyan tersebut menjadi juara Minangkabau Cup II.

Tak hanya memboyong Piala Minangkabau Cup II itu, tim Kecamatan Talawi juga mengumpulkan dua prestasi lain, yakni best coach yang diraih oleh pelatih Hengky Sofyan dan best forwarder yang direbut oleh Wahyu Ramadhan.

Laga final Minangkabau Cup II yang menjadi ‘hari juara’ tim Kecamatan Talawi tersebut berlangsung Sabtu, 23 Maret 2019 di Stadion GOR H. Agus Salim, Kota Padang. Berlaga di stadion yang juga sarang tim Semen Padang itu, tim Kecamatan Talawi yang mewakili Kota Sawahlunto dalam gelaran Minangkabau Cup ini ditonton langsung oleh Walikota Deri Asta, Wakil Walikota Zohirin Sayuti, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota, dan ratusan supporter lain.

Permainan tim yang dipimpin oleh Kapten Erik Kurniawan tersebut nyatanya berhasil membuat tim Kecamatan Guguak terlihat kewalahan. Padahal, dalam pertandingan fase grup sebelumnya, tim Talawi ini sempat dikalahkan oleh tim Guguak. Agaknya kekalahan itu yang menjadi pemantik semangat Rahmat Qodri dan kawan-kawan untuk bermain all out menyerang.

Manajer tim Kecamatan Talawi, Dorisman menyebut bahwa kunci kemenangan timnya meraih juara Minangkabau Cup II adalah situasi internal tim yang berhasil dijaga sekondusif mungkin. Sehingga pemain dapat berlaga dengan nyaman dan memiliki ikatan emosional yang baik antar sesame pemain maupun dengan pelatih dan offisial.

“Kami bermain dengan baik sejak awal kompetisi, meskipun ada juga kami raih dengan hasil imbang dan kekalahan di penyisihan. Namun dari pertandingan ke pertandingan, yang penting ditekankan situasi internal yang kondusif agar kekompakan selalu terjaga. Buktinya kami hari ini,” sebut Dorisman, sesuai laga tersebut.

Selain itu, lanjut Dorisman, latihan rutin yang dijalankan juga menjadi faktor penting kemenangan. “Kami selalu melakukan latihan rutin, walaupun tidak ada kompetisi sama sekali,” lanjutnya.

Lebih jauh Dorisman menjelaskan, target kedepannya lebih sulit lagi karena memiliki beban untuk mempertahankan juara.

“Kedepannya tentu lebih baik lagi, sekarang ada beberapa pemain yang umurnya naik, jadi tidak bisa mengikuti kompetisi Minangkabau Cup yang akan datang. Itu yang akan dipersiapkan regenerasinya,” jelasnya.

Sementara, Walikota Deri Asta menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi terhadap perjuangan anak-anak tim Kecamatan Talawi dalam berlaga tersebut.

“Terima kasih adek-adek pemain, juga pelatih, offisial semuanya, terima kasih telah berjuang keras untuk kemenangan ini. Terima kasih telah bermain dengan tenang dan cerdas merebut juara. Kami sangat mengapresiasi usaha yang telah adek-adek lakukan,” kata Deri.

Lebih lanjut, Deri Asta juga menyebut bahwa tentu akan ada apresiasi berbentuk materi yang diberikan oleh Pemerintah Kota (Pemko), yang dalam beberapa hari ini akan segera disampaikan apa apresiasi yang akan diberikan tersebut.

“Tentu juga ada apresiasi lain, mungkin berbentuk materi, mungkin disebut bonus ya. Insya Allah ada bonus, nanti kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Deri. (Humas)




ARTIKEL LAIN