Gua Janjian di Desa Talago Gunuang Kecamatan Barangin terus dikunjungi wisatawan, kali ini bahkan wisatawan mancanegara berkebangsaan Spanyol, yakni Oscar. ‘Bule’ ini mengunjungi Gua Janjian bersama rombongan Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Padang.

Oscar datang ke Gua Janjian itu pada Jum’at 28 Februari 2020. Usai masuk ke gua sedalam kurang lebih 60 meter itu, Oscar mengaku sangat senang dan tertantang menjelajahi seluk beluk Gua Janjian ini.

“Gua ini sangat bagus dan masih natural. Tolong jaga kondisi natural (alami) gua ini, karena itulah yang menjadi daya tariknya,” kata Oscar seperti yang diterjemahkan oleh salah satu pendampingnya.

Untuk peningkatan keamanan pengunjung ke depannya, Oscar juga menyarankan agar safety equipment (perlengkapan keamanan) dapat ditambah.

Sementara, Ketua Pokdarwis Lembah Sajonang, Robert yang mengelola destinasi wisata Gua Janjian itu mengatakan, sangat senang Gua Janjian ternyata juga menarik perhatian wisatawan mancanegara.

“Alhamdulillah, meskipun saat ini baru dalam tahap awal pengembangan, namun sudah banyak wisatawan yang datang berkunjung. Bahkan seperti Mr. Oscar ini adalah wisatawan mancanegara. Kita berharap semakin banyak lagi wisatawan lain yang datang,” ujar Robert.

Robert juga menuturkan Pokdarwis Lembah Sajonang berharap Pemerintah Kota (Pemko) ataupun pihak lainnya dapat membantu memfasilitasi anggota Pokdarwis untuk mengikuti les Bahasa Inggris. Sehingga ke depan, bila ada tamu dari luar negeri dapat didampingi dengan lancar tanpa terkendala keterbatasan bahasa.

Menanggapi kunjungan dari wisatawan itu, Walikota Sawahlunto Deri Asta mengatakan kunjungan itu menjadi motivasi bagi Pemko maupun Pokdarwis setempat untuk terus mengembangkan potensi wisata di Gua Janjian. Walikota yang beberapa bulan lalu juga sudah pernah menjelajah masuk ke dalam Gua Janjian itu menyebutkan bahwa datangnya wisatawan mancanegara menandakan bahwa Gua Janjian memang berpotensi besar sebagai destinasi wisata.

Usai menjelajah Gua Janjian, rombongan Oscar bersama LP2M Padang itu juga dibawa mengunjungi museum – museum di kawasan kota tua Sawahlunto. Rombongan tersebut kemudian menginap di ‘Kota Arang’ selama 2 malam. (Humas)




ARTIKEL LAIN