Untuk menjalankan amanat UU No.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, Bagian Komunikasi Informasi Persandian dan Humas Setdako Sawahlunto menggelar sosialisasi penyusunan daftar informasi publik yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah serta Kepala Desa dan Lurah se-Kota Sawahlunto.

Dodi Febrizal Kabag Kominperhum mengatakan di era elektronik ini seluruh instansi Pemerintah dituntut proaktif menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait program kegiatan yang dilaksanakan OPD termasuk juga laporan anggaran.
Informasi ini dapat disampaikan melalui media Kominperhum Kota Sawahlunto yang saat ini sudah dapat diakes masyarakat baik melalui media cetak, radio, website, facebook, twitter dan instagram.

Lebih lanjut Dodi memaparkan bahwa melalui beragam media informasi yang dikelola oleh bagian Kominperhum ini, Pemerintah menjalankan kewajibannya menyajikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Namun sayangnya saat ini belum semua OPD yang sadar akan kewajibannya memberikan keterbukaan informasi kepada publik, sehingga ragam informasi yang disajikan oleh humas Pemerintah belum optimal.
Karna itu dalam sosialisasi tersebut Dodi mengajak petugas Pengelola Informasi Publik di semua OPD untuk proaktif memberikan informasi kegiatan kepada masyarakat baik melalui website OPD maupun melalui Bagian Kominperhum.

“Keterbukaan informasi ini juga dituntut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi sebagai upaya mendorong transparansi pengelolaan keuangan daerah dan mencegah praktek korupsi.




ARTIKEL LAIN