Meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran corona virus, Walikota Sawahlunto bertekad mengoptimalkan berbagai langkah kesiapsiagaan, sehingga masyarakat Sawahlunto terlindung.
Diinstruksikan Walikota, langkah kesiapsiagaan dilakukan dalam bentuk meningkatkan sosialisasi kesehatan, pembentukan satgas dan posko krisis center corona, serta bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam memantau orang-orang dari luar negeri yang masuk ke Sawahlunto.
Diungkapkan Yasril Kepala Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto, sesuai arahan Walikota untuk tim Satgas akan dibentuk besok dalam rapat bersama Walikota, sementara Posko siaga Corona akan didirikan di gedung Public Servis Center Sungai Durian dekat Pos Samsat.
“Kita telah mengajukan ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk melengkapi posko krisis center dengan alat laboratorium pemeriksaan corona. Kita belajar dari Korea Selatan yang berhasil menekan angka kematian karena corona hingga 0,7%. Keberhasilan mereka karena menyediakan banyak tempat untuk pemeriksaan, sehingga mereka yang terinfeksi cepat terdeteksi, dan cepat tertangani” papar Yasril.
Pemko juga memantau masuknya orang-orang dari luar negeri khususnya dari negara-negara yang terpapar corona, bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). “Sampai saat ini belum ada dilaporkan satu orangpun dari luar negeri yang masuk ke Sawahlunto, kalau ada akan menjadi daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh tim Dinkes dan harus menjalani masa isolasi mandiri selama 14 hari” lanjutnya.
Pemko juga menyiapkan masker dan alat pelindung diri hanya untuk petugas kesehatan jika nanti ditemukan warga yang terpapar virus Corona atau Coronavirus Desease 2019 (Covid-19).
Adapun bagi masyarakat umum yang harus menggunakan masker hanya yang sedang mengalami flu, pilek, batuk, atau demam.
Bekerjasama mencegah corona ia pun mengajak masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat. Bersihkan tangan sebelum dan setelah beraktivitas dengan sabun dan air mengalir, makan bergizi untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Jaga jarak dengan orang yang flu, batuk dan influenza. Hindari pula tempat-tempat keramaian dan tidak sembarangan memegang benda-benda asing di tempat umum karena bisa saja benda yang dipegang sebelumnya terkena cairan flu batuk orang lain.(humas)




ARTIKEL LAIN