Pembangunan Puskesmas Kolok Mudik Dimulai

KOLOK MUDIK – Andalkan lobi ke pemerintah pusat, Pemerintah Kota Sawahlunto bangun Puskesmas Desa Kolok Mudik yang lebih representatif, dengan memanfaatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017.

“Upaya pembangunan Puskesmas ini guna memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat kota ini, khususnya Nagari Kolok,” ungkap Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, usai peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Kolok Mudik, Selasa (22/8).

Ali Yusuf mengungkapkan, pembangunan yang menggunakan DAK sebesar Rp4,63 miliar itu, akan menghadirkan pusat layanan kesehatan dengan rawat inap, yang memiliki standar nasional.

Harapannya, terang Bapak tiga anak kelahiran 11 Mei 1970 tersebut, masyarakat yang berkunjung, yang ingin mendapatkan pelayanan, kegitu sampai di pelataran Puskesmas, sudah langsung sehat.

Dalam tahun 2017, Sawahlunto mendapatkan kucuran anggaran DAK untuk dua Puskesmas. Selain Puskesmas Kolok Mudik, Sawahlunto juga mendapatkan kesempatan pembangunan yang sama untuk Puskesmas Durian. Total anggaran untuk pembangunan Puskesmas Durian mencapai Rp4,05 miliar, yang juga sedang dalam proses persiapan pembangunan.

Ali Yusuf tidak memungkiri, pembangunan kedua Puskesmas tersebut, tidak terlepas dari kebersamaan yang dibangun masyarakat, khususnya dalam keimanan dan ketaqwaan melalui magrib mengaji dan subuh berjemaah.
“Kucuran anggaran ini tidak terlepas dari campur tangan Allah SWT, yang melihat keimanan dan ketaqwaan masyarakat Sawahlunto melalui subuh berjemaah dan magrib mengaji,” pungkasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Nagari Kolok, Zainal Arifin Dt. Rangkayo Tangah mengungkapkan rasa syukur, atas kesediaan Pemerintah Sawahlunto dalam membangun pusat kesehatan masyarakat yang lebih baik. “Tidak kata selain bersyukur kepada Allah SWT. puskesmas ini ditingkatkan, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat,” ujar Zainal Arifin tokoh masyarakat Kolok Dahler Dt. Pangulu Sati.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sawahlunto, Yasril SKM, MM mengatakan Puskesmas harus memiliki standar nasional. Puskesmas Kolok Mudik sendiri sebelumnya dibangun pada 27 tahun lalu.

“Pembangunan saat ini dilakukan dengan DAK selama 140 hari kerja, dengan PT. Swarna Bhumi Nusa Abadi, di lahan seluas 5.240 meter persegi,” ujar Yasril.




ARTIKEL LAIN