Memberikan kenyamanan kepada pedagang dan masyarakat, Pemko Sawahlunto melalui UPTD Dinas Pasar sejak minggu (5/1/2020) kembali memindahkan lapak pedagang kaki lima ke area basement parkir lantai1 yang kini kondisinya jauh lebih indah dan nyaman dengan selesainya pembangunan kanopi rangka baja.

Menambah kenyamanan pasar, sejak awal tahun 2020, Pemko juga menyediakan 450 unit meja lapak baru untuk pedagang dengan tarif retribusi yang lebih terjangkau.

Menurut Bembi Fernanda Kepala UPT Pasar, penyediaan meja lapak ini adalah salah satu solusi dari Pemko atas keluhan pedagang yang pernah disampaikan kepada Walikota.

 

 

“Setiap meja lapak dikenakan sewa sesuai perda Retribusi Daerah yakni 5.000 rupiah perhari, sementara sewa kios dikenakan retribusi mulai dari 80 ribu rupiah hingga 180 ribu rupiah perbulan” ujar Bembi.

Pembangunan kanopi pasar ini berasal dari dana Pemerintah Pusat senilai 750 juta rupiah yang dirampungkan pengerjaannya selama 5 bulan. Namun belum semua area kaki lima tertutup kanopi, untuk itu Bembi mengatakan pihaknya akan mengajukan dana untuk pembangunan kanopi selanjutnya.

Sementara itu Drs. Marwan Kepala Dinas Koperindag saat memantau proses pemindahan pedagang lapak kaki lima mengatakan sejauh ini tidak ada komplain dari pedagang dan proses pemindahan berjalan tertib.

Pedagang diharapkan menjaga kebersihan dan ketertiban, sehingga pasar tetap indah dan nyaman untuk pengunjung.

Diungkapkan Marwan, lantai 3 pasar yang sudah dikosongkan, akan dimanfaatkan oleh investor untuk area wahana anak, food court dan fitnes.(humas)




ARTIKEL LAIN