218366457_6012630025474853_6980650640015200690_n
218405009_6012630162141506_2850125672749083832_n
218434357_6012629728808216_6281756433610187837_n
219629965_6012630378808151_126470845616751176_n
219633730_6012629505474905_5857640494328220978_n
PlayPause
218366457_6012630025474853_6980650640015200690_n
218405009_6012630162141506_2850125672749083832_n
218434357_6012629728808216_6281756433610187837_n
219629965_6012630378808151_126470845616751176_n
219633730_6012629505474905_5857640494328220978_n
previous arrow
next arrow
.
SAWAHLUNTO – Membantu Kelompok Tani di kawasan Puncak Polan Kecamatan Lembah Segar, Pemko Sawahlunto bersama PT. Bukit Asam Pertambangan Ombilin ‘bergotong royong’ membuka akses jalan ke lokasi lahan pertanian. Saat ini, akses jalan yang dibuka telah sampai 7 Km dari total panjang jalan yakni 15 Km.
Walikota Sawahlunto Deri Asta bersama General Manager PT. Bukit Asam Pertambangan Ombilin, Yulfaizon, meninjau langsung jalan dan lahan pertanian di Puncak Polan tersebut, pada Rabu 04 Agustus 2021 tadi. Usai peninjauan, Walikota Deri Asta bersama Ketua TP – PKK Kota Sawahlunto, Ny. Meivyta Deri Asta, melakukan penanaman jahe merah.
Akses jalan ini memang sangat dibutuhkan sekali oleh Kelompok – Kelompok Tani di Puncak Polan dalam mempermudah dan meningkatkan mobilitas transportasi pertanian di lahan seluas 350 hektar yang kini dikelola 3 Kelompok Tani tersebut. Seperti disampaikan Ketua Kelompok Tani Puncak Polan, Jamhur Sahur, bahwa tanpa akses jalan, selama ini para petani sangat kesulitan dalam membawa bibit maupun hasil panen dari lokasi lahan.
“Di Puncak Polan ini, varietas yang ditanam dan sudah mulai panen adalah karet (140 hektar), sawit (30 hektar), kelor (2 hektar), manggis, ubi/singkong dan jahe merah (1,5 hektar). Kami di sini ada 3 Kelompok Tani yang mengelola lahan ini, yaitu Puncak Polan dengan 24 orang anggota, Kubang Gajah dengan 12 orang anggota, dan Puncak Sarang Onggang dengan 20 orang anggota,” tutur Jamhur Sahur.
Dengan telah dibukanya akses jalan tersebut, Jamhur Sahur dan kelompoknya optimis hasil panen akan bisa meningkat. Sebab dengan hadirnya jalan yang lebih luas dan bagus maka petani dapat meningkatkan transportasi bahan pertanian (bibit, dan lain – lain) maupun hasil panen.
Walikota Sawahlunto Deri Asta, menyebutkan Pemko Sawahlunto hadir dalam membantu Kelompok Tani di Puncak Polan sebagai wujud nyata komitmen Pemko Sawahlunto untuk selalu berpihak dan memberikan prioritas terhadap program – program pertanian.
“Kami memang berkomitmen, selalu hadir dan memberikan dukungan/bantuan pada pertanian. Sekarang kita lihat bahwa Kelompok Tani di Puncak Polan ini sangat bersemangat dalam mengolah lahan di sini, meskipun dulu akses jalannya masih sulit namun sudah banyak yang berhasil ditanam, sampai sudah ada yang dipanen. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras ini, semoga dengan sekarang kami bersama PT. Bukit Asam Pertambangan Ombilin membantu membuka akses jalan ini, memberikan dampak besar pada peningkatan hasil panen sehingga kesejahteraan petani pun ikut naik,” ujar Walikota Sawahlunto Deri Asta.
Dijelaskan Walikota Deri Asta, dalam ‘bergotong royong’ membuka akses jalan di Puncak Polan ini, Pemko Sawahlunto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminjamkan alat berat, kemudian PT. Bukit Asam Pertambangan Ombilin membantu dengan memberikan biaya operasional.
General Manager PT. Bukit Asam Pertambangan Ombilin, Yulfaizon, mengatakan pihaknya memberikan bantuan tersebut sebagai salah satu wujud turun tangannya perusahaan tambang negara itu dalam membantu masyarakat dan Pemko Sawahlunto.
“Sebagai perusahaan yang sejak awal berdiri dari Sawahlunto ini, PT. Bukit Asam siap untuk bergerak membantu masyarakat dan Pemko Sawahlunto, tentunya dalam kaidah dan regulasi yang berlaku dan sesuai dengan arahan dari manajemen kami. Ini menjadi salah satu bantuan kami kepada masyarakat Sawahlunto di luar bantuan – bantuan lainnya seperti sembako, beasiswa dan lain – lain,” ujar Yulfaizon.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.