215055636_5932947446776445_6369416401215024145_n
217741995_5932947613443095_3977573575055154425_n
218609237_5932947276776462_8028751219794469771_n
219376674_5932947073443149_3644239080661375913_n
PlayPause
215055636_5932947446776445_6369416401215024145_n
217741995_5932947613443095_3977573575055154425_n
218609237_5932947276776462_8028751219794469771_n
219376674_5932947073443149_3644239080661375913_n
previous arrow
next arrow
.
SAWAHLUNTO – Pemerintah Kota Sawahlunto menghibahkan lahan tanah dan bangunan kepada Kementerian Tenaga Kerja RI untuk dibangun workshop otomotif alat berat. Penandatanganan perjanjian hibah dari Pemko Sawahlunto kepada Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI ini dilaksanakan pada Senin 19 Juli 2021 tadi yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting Online.
Lahan tanah yang dihibahkan Pemko Sawahlunto ini seluas 30.000 m2 (meter persegi), yang berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung Kecamatan Talawi. Kemudian ditambah dengan 2 unit bangunan.
Walikota Sawahlunto Deri Asta menandatangani perjanjian hibah tersebut bersama Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI, Budi Hartawan. Disaksikan oleh Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti, Anggota DPR RI Komisi IX, Darul Siska, Mantan Dirjen Binalattas Kemnaker RI, Masri Hasyar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumbar, Nazrizal, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sawahlunto, Dedi Fahlepi, dan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Sawahlunto.
Dikatakan Walikota Sawahlunto Deri Asta, hibah tanah dan bangunan untuk Kemnaker RI ini adalah bukti nyata komitmen Pemko Sawahlunto dalam mengupayakan peningkatan kualitas skill dan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja Kota Sawahlunto, dimana memang membutuhkan pelatihan – pelatihan, melalui workshop/Balai Latihan Kerja (BLK).
“Untuk membangun workshop alat berat ini, dengan segala keterbatasan anggaran Pemko Sawahlunto, maka kita sangat perlu Kemnaker RI melalui BLK Padang untuk membangunnya. Alhamdulillah Kemnaker RI bersedia untuk membangun itu, namun Kemnaker meminta agar disediakan lahan, nah itulah yang kita berikan secara hibah dan kita tandatangani perjanjian hibahnya sekarang,” kata Walikota Deri Asta.
Disebutkan Walikota Deri Asta, dipilihnya workshop otomotif alat berat untuk dibangun di BLK Sawahlunto sudah mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan sejarah dan kondisi Sawahlunto yang merupakan kota pertambangan batubara.
“Kita menyampaikan terimakasih sebesar – besarnya kepada Kemnaker RI yang telah bersedia untuk membangun workshop otomotif alat berat ini untuk Sawahlunto melalui BLK Padang. Ini akan berarti sangat besar dan strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing dari Kota Sawahlunto,” ujar Walikota Deri Asta.
Ucapan terimakasih dan apresiasi juga disampaikan Walikota Deri Asta kepada mantan Dirjen Binalattas Kemnaker RI, Masri Hasyar, yang sejak awal telah membantu dan mendampingi Sawahlunto dalam mengajukan proposal pembangunan BLK pada Kemnaker. Kemudian dari pihak legislatif, pengajuan usulan pembangunan BLK Sawahlunto ini turut dibantu oleh anggota Komisi IX DPR RI, Darul Siska.
Lahan tanah dan bangunan di Parambahan yang dihibahkan kepada Kemnaker RI ini, seperti yang dilaporkan Kepala DPMTSP – Naker, Dwi Darmawati, berasal dari lahan dan bangunan milik BDTBT Kementerian ESDM RI yang telah dihibahkan kepada Pemko Sawahlunto.
“Jadi dulu lahan dan bangunan itu adalah kampus lapangan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Kementerian ESDM. Kemudian pihak Kementerian ESDM menghibahkan pada Pemko Sawahlunto untuk dipakai sebagai BLK. Sekarang kita hibahkan kepada Kemnaker untuk digunakan sebagai BLK juga, untuk dibangun workshop otomotif alat berat,” kata Dwi Darmawati.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.