272015775_6953832591354587_8171065563914123285_n
272034092_6953832338021279_8433416688435754729_n
272047102_6953831838021329_8465134481490020853_n
272086881_6953831144688065_6028169978617027664_n
272096578_6953832138021299_1501558492761804706_n
272119184_6953832994687880_1558672023264405562_n
272157398_6953832784687901_3192670323420380731_n
272157562_6953831528021360_8940464295661756966_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Pemko Sawahlunto termasuk dalam lima Pemerintah Kota (Pemko) yang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BNI Smart City. Penandatanganan itu dilaksanakan Wali Kota Sawahlunto Deri Asta bersama Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy dan Direktur Pelayanan-Jaringan BNI Ronny Venir, di Padang, Senin 17 Januari 2022 tadi.
Wali Kota Deri Asta mengatakan program Smart City dari BNI ini bertujuan untuk mendorong terciptanya tata kelola keuangan digital di pemerintahan maupun di masyarakat, dimulai dari penerapan pembayaran tanpa uang tunai (cashless).
“Salah satu keuntungan dari metode cashless ini yaitu menggunakan data digital sehingga bersifat real-time dan lebih efektif serta efisien dibandingkan secara manual,” kata Wali Kota.
Disebutkan Wali Kota Deri Asta, hal ini juga membuat data keuangan menjadi transparan sehingga memenuhi kaidah pemerintahan yang baik (good governance).
“Harapan kita, peralihan ke sistem Smart City bersama BNI ini turut berperan menumbuhkan dan memulihkan ekonomi,” ujar Wali Kota.
Di Pemko Sawahlunto, disampaikan Wali Kota Deri Asta bahwa Smart City juga telah memperoleh perhatian khusus, salah satunya dengan dimasukkan dalam visi-misi Pemko.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.