263222382_6690676077670241_8722182366699557696_n
263385206_6690676581003524_9060114750074041112_n
263399600_6690676307670218_7429876511747791885_n
263407366_6690676184336897_984929365136877154_n
263423168_6690676674336848_1353033019887806853_n
263542023_6690676437670205_5747734019520266783_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Pemko Sawahlunto melakukan monitoring perkembangan usaha peternakan ayam di Desa Santur Kecamatan Barangin.
Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan telah turun langsung ke lokasi peternakan ayam petelur dan ayam pedaging di Dusun Padang Malintang, Selasa 07 Desember 2021 kemaren untuk melihat dan mendengar langsung aspirasi dari kelompok peternak.
“Dari peninjauan lapangan kemaren, kami menginventarisir skema yang bisa ditawarkan kepada masyarakat peternak dalam menjawab kendala yang ada terutama terkait permodalan usaha. Jadi ada dua skema, yakni melalui pengajuan kredit ke perbankan dan sistem kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ini,” kata Wali Kota Deri Asta.
Wali Kota menambahkan, di luar skema tersebut Pemkot melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) mendukung peternakan unggas ini dengan memberikan bantuan bibit ayam dan itik kepada masyarakat.
“Untuk 2022 nanti, itu sudah kita usulkan untuk melanjutkan pemberian bantuan bibit ayam dan itik. Rencananya untuk diserahkan pada 20 Kepala Keluarga (KK) dimana setiap KK memperoleh 100 ekor,” sebut Kepala DKP3 Henni Purwaningsih.
Henni melaporkan, lokasi usaha peternakan ayam yang ditinjau oleh Wali Kota di Dusun Padang Malintang kemaren adalah peternakan ayam yang tergabung dalam kelompok peternak Mandiri yang dikoordinatori oleh Hasjonny.
“Kelompok peternak Mandiri ini anggotanya ada sejumlah 30 peternak. Selain peternak ayam, juga ada peternak ikan lele dengan sistem bioflok,” kata Henni.
Henni melaporkan, dalam kesempatan peninjauan itu juga hadir perwakilan perusahaan budidaya ikan berbasis aquakultur yaitu PT. Multidaya Teknologi Nusantara atau eFishery yang menawarkan kerjasama dengan peternak ikan di Sawahlunto.
Bendahara kelompok ternak Mandiri, Idrayeni mengatakan potensi peternakan ayam di Sawahlunto bagus dan besar, namun memang diperlukan permodalan yang cukup besar juga untuk membuat peternakan dalam skala besar sehingga untuk itu membutuhkan dukungan Pemkot dan sinergi dengan perbankan maupun perusahaan terkait.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.