158714585_5283662035038326_4009517535511335699_o
158554543_5283662641704932_6583981895717892268_o
158415099_5283663038371559_7167703560845179516_o
158394227_5283663201704876_5131811000903253405_o
158271055_5283663335038196_2578674829267315488_o
157912178_5283662368371626_2715899237357837766_o
157884027_5283662885038241_4369688741486521627_o
157679498_5283662515038278_8948375086106338975_o
157710754_5283662198371643_8277656495860289488_o
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Program pengentasan kemiskinan dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di sejumlah desa menjadi 2 hal prioritas yang dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemko Sawahlunto dengan pemerintahan terdepan yang dilaksanakan pada Senin 08 Maret 2021 tadi di Camping Ground Kandi. Unsur pemerintahan terdepan yang mengikuti Rakor tersebut adalah Pemerintah Desa/Kelurahan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Kerapatan Adat Nagari (KAN).
Selain membahas 2 hal tadi, dalam Rakor juga dibahas sejumlah hal lain menyangkut perkembangan terkini situasi dan kondisi serta aspirasi masyarakat di desa/kelurahan. Didahului dengan penyampaian ekspose dari Walikota Sawahlunto Deri Asta tentang program – program Pemko Sawahlunto yang tengah dan akan direalisasikan.
Tentang pengentasan kemiskinan di Desa/Kelurahan, Walikota Deri Asta meminta kepada jajaran Pemerintah Desa/Kelurahan untuk bersinergi dan berkoordinasi dengan Pemko dalam membuat dan melaksanakan program pengentasan kemiskinan. Walikota menargetkan agar Pemerintah Desa/Kelurahan dapat mengurangi jumlah penduduk miskin setidaknya 1 sampai 5 orang setiap tahunnya.
“Kita sudah keluarkan Surat Edaran, supaya Pemerintah Desa menganggarkan minimal 20 persen dari Anggaran Dana Desa (ADD) untuk menggerakkan ekonomi produktif masyarakat yang bertujuan menurunkan angka kemiskinan,” kata Walikota Deri Asta.
Lebih lanjut Walikota menjelaskan, ada banyak program ekonomi produktif yang bisa digerakkan Pemerintah Desa. Antara lain memberikan bantuan bibit ternak seperti kambing, ayam dan itik.
“Di bidang pertanian juga tidak kalah bagus potensinya dalam meningkatkan ekonomi produktif masyarakat. Contoh yang sudah dilakukan yakni pertanian bawang merah, ini sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Kubang Tangah dan Pemerintah Desa Kolok Mudiak. Mereka memberikan bantuan benih dan bahan penunjang pertanian bawang merah ini pada masyarakat,” ujar Walikota Deri Asta.
Sisi ekonomi produktif ini, kata Walikota juga bisa ditingkatkan Pemerintah Desa dengan mengoptimalkan dan mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) masyarakat. Ada banyak potensi UMKM yang jika dibantu dan dibimbing dengan tepat dapat berkembang dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang bagus.
“Kita lakukan ini dengan bersama – sama bergerak menuju akar masalah. Turun langsung ke lapangan, temui masyarakat tersebut untuk mengetahui langsung kendala apa yang dihadapi, analisa peluang solusi yang bisa diambil. Kemudian bersinergi dan berkoordinasi dengan OPD terkait dalam menjalankan solusi yang didapat. Setelah itu jangan lupa dampingi masyarakat tersebut agar program yang dilakukan terpantau dan dievaluasi,” pesan Walikota Deri Asta.
Sementara terkait pelaksanaan Pilkades, dimana ada 8 Desa di Sawahlunto yang melaksanakannya, Walikota Deri Asta menyampaikan agar dapat menjalankan dengan baik sesuai aturan/regulasi yang berlaku. Kemudian karena dilaksanakan masih dalam masa pandemi maka tentu harus menerapkan standar protokol kesehatan.
“Pihak – pihak yang terlibat ini mohon persiapkan dengan maksimal. Kita sudah punya track record bagus pada Pilgub kemaren berhasil berlangsung sukses terutama dalam penerapan protokol kesehatannya. Maka dalam Pilkades nanti, pertahankan dan tingkatkan kesuksesan di Pilgub kemaren,” ujar Walikota Deri Asta.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.