Untuk pertamakalinya, salah seorang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan RI ke – 74 pada 17 Agustus nanti adalah putra asli Sawahlunto, yakni Roni Kurniawan. Sebelum berangkat untuk memulai pelatihan di Jakarta, pelajar SMA Negeri 2 Sawahlunto itu diterima oleh Walikota Sawahlunto, Deri Asta di Balaikota pada Selasa, 16 Juli 2019.

Walikota Deri Asta menyatakan sangat bangga dengan keberhasilan Roni menjadi Paskibraka sehingga akan mengemban amanah untuk mengibarkan sang saka merah putih pada upacara di Istana Negara nanti.

“Sawahlunto bangga punya Roni. Ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda lain di ‘Kota Arang’. Kita pesankan dan doakan agar Roni dapat mengikuti latihan dengan baik dan mengemban amanah menjadi Paskibraka dengan tuntas,” kata Deri.

Ditambahkan Deri, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) sendiri siap untuk membantu memfasilitasi dan lainnya agar Roni dapat lancar berlatih dan menunaikan tugasnya. Namun, informasi yang diterima dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, bahwa untuk keberangkatan dan fasilitasi lainnya untuk Roni itu diakomodasi dari Provinsi.

“Syukur jika dari pihak Provinsi memberikan fasilitasi, nantinya kita dari Kota juga siap membantu hal lainnya. Mungkin untuk orang tua Roni jika ingin berangkat melihat anaknya upacara di Istana nanti kita sedang mengusahakan agar bisa dibantu juga,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Sawahlunto, Radam didampingi Sekretarisnya, Bustanul Arifin.

Hal itu diamini oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Disparpora Sawahlunto, Prima Yogi Murpi. Disebutkan Yogi, bahwa untuk memfasilitasi keberangkatan orang tua Roni ke Jakarta itu pihak Dinas sedang melakukan pembahasan.

“Kebetulan, memang di Disparpora kita awalnya tidak ada menganggarkan biaya untuk orang tua pelajar yang mengikuti acara, atau perlombaan. Namun sesuai arahan pak Walikota tadi agar kita bisa memfasilitasi, kami sedang membahas agar dapat ditemukan solusinya sehingga orang tua Roni bisa kita bantu berangkat ke Jakarta,” ungkap Yogi.

Roni Kurniawan, adalah putra bungsu 2 bersaudara dari pasangan Mustakmal dan Junisma Wadrianis yang kini berdomisili di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi. Remaja ini lahir di Talawi pada 4 Oktober 2002 silam.

“Saya ikut seleksi Paskibra ini sejak 4 Mei 2019 lalu. Sampai ke seleksi di tingkat provinsi, itu tantangan paling berat di tes Peraturan Baris – Berbaris (PBB) dan tes fisik. Apalagi tesnya sampai larut malam,” tutur Roni, alumni SMP Negeri 05 Kumbayau.

Disebutkan Roni, dirinya akan berangkat ke Jakarta untuk mulai pelatihan pada 25 Juli mendatang.

Mustakmal, ayah Roni menceritakan bahwa anaknya sejak kecil memang menyukai olahraga dan baris berbaris.

Dari data yang diperoleh Humas, Roni Kurniawan ini memang remaja yang multi talenta. Selain menjadi atlet volly, Roni juga aktif di Pramuka.

“Saya dulu ikut POPDA dan O2SN cabang bola volly. Itu berhasil mendapatkan medali perunggu,” cerita Roni.

Aktif di Pramuka, Roni juga pernah mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) tahun 2016 lalu. Bahkan, ternyata remaja hitam manis itu juga anak randai. Sampai mengikuti Festival Randai tingkat Provinsi dan memboyong juara 2.

Sementara, Pelatih Paskibra Kota Sawahlunto, Alex Pompi Syarzes didampingi Ketua Purna Paski ‘Kota Arang’, Desma Harianto menceritakan bahwa dalam seleksi dan latihan, Roni memang terpantau rajin, tekun dan tidak banyak ‘neko – neko’.

“Semoga Roni sukses mengemban amanah Paskibraka pada upacara di Istana nanti. Berbaur selama seleksi dan latihan, kami melihat Roni sangat berpotensi dan berbakat,” kata Alex. (Humas)




ARTIKEL LAIN