Dalam ranah balap motor, Kota Sawahlunto memang sangat layak untuk diperhitungkan. Tak hanya memiliki sirkuit balap motor di Kandih yang selalu dipakai untuk ajang – ajang balapan Motorprix, bahkan sampai tingkat Kejurnas pada 2016 lalu. Pembalap dari ‘Kota Arang’ juga sukses merebut medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 kemaren.

Dukungan dari Pemerintah Kota (Pemko) terhadap ranah balap motor, atau otomotif pada umumnya itu pun terbilang sangat baik. Untuk 2019 ini misalnya, Pemko Sawahlunto dibawah komando Walikota Deri Asta menunjukkan antusias kinerja yang tinggi untuk memboyong Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motorprix 2019 ke ‘Kota Arang’ itu, sejumlah pergerakan, seperti koordinasi ke Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) kemudian mengupgrade (meningkatkan kualitas) Sirkuit Kandih ke standar nasional telah dilakukan secara bertahap.

Sepertinya, hal itu menjadi alasan terbesar Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) dan Pengurus Provinsi (Pengprov) IMI Sumbar mengapresiasi Pemko Sawahlunto melalui ‘IMI Sumbar Award’ yang diberikan kepada Walikota Deri Asta. Kepala Bidang Organisasi PP IMI, Nasrul Fuad didampingi Ketua IMI Sumbar, Defli Nasli menyerahkan langsung ‘IMI Sumbar Award’ kategori tokoh otomotif itu kepada Walikota Deri Asta, Sabtu (19/01) di Hotel Imelda, Padang.

‘IMI Sumbar Award’ kategori tokoh otomotif ini hanya diberikan kepada dua kepala daerah di Sumatera Barat. Jika untuk tingkat Walikota/Bupati, hanya Walikota Sawahlunto, Deri Asta yang menerimanya. Sementara untuk kepala daerah provinsi, penghargaan itu diberikan kepada Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. Penyerahan award tersebut berlangsung dalam rangkaian Rapat Kerja (Raker) tahunan Pengprov IMI Sumbar.

Tak hanya menerima penghargaan, Walikota Deri Asta juga diberi kepercayaan untuk menyampaikan sambutan pada kegiatan yang dihadiri pembalap, penyelenggara race, sponsor, klub serta insan-insan otomotif di bawah naungan IMI ‘Ranah Minang’ tersebut.

Dalam sambutannya, Walikota Deri Asta menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ikatan Motor Indonesia pusat maupun provinsi yang memberikan kepercayaan dan apresiasi penghargaan ‘IMI Award’ tersebut. Deri juga mengatakan, bahwa penghargaan itu diraih juga berkat kerjasama dan dukungan dari para insan otomotif dan masyarakat Sawahlunto.

“Atas kepercayaannya memberikan penghargaan ini, kepada IMI pusat maupun provinsi, kami sampaikan terima kasih banyak. Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kami untuk lebih baik lagi dalam mensupport dan memfasilitasi ranah otomotif, terkhusus balap motor di Sawahlunto,” sebut Deri.

“Tentunya, penghargaan ini kami dapatkan berkat dukungan dan kerjasama semua insan otomotif dan juga tentunya masyarakat Sawahlunto. Jadi terima kasih juga kami haturkan untuk insan otomotif dan masyarakat kita,” tutur Deri.

Dalam kesempatan itu, Walikota Deri Asta juga meminta dukungan dari Pengurus Pusat dan Pengurus Provinsi IMI untuk gelaran Kejurnas Motorprix 2019 yang akan dihelat di Sirkuit Kandih, Sawahlunto. Deri menyadari, kesuksesan ajang tersebut nantinya tidak hanya bergantung pada kinerja Pemko dan Koordinator Wilayah (Korwil) IMI Sawahlunto, namun peranan Pusat dan Provinsi juga begitu strategis.

“Kami di Sawahlunto akan memboyong Kejurnas Motorprix 2019 ini di Sirkuit Kandih. Hal ini sudah kami koordinasikan dengan Pengurus Pusat IMI. Kemudian juga yang sedang berlangsung kami membenahi Sirkuit Kandih ini agar sesuai dengan standar sirkuit nasional. Untuk keberhasilan penyelenggaraan ini nantinya, kami meminta dukungan dari reka-rekan pengurus pusat dan provinsi. Peran teman-teman sangat strategis menentukan keberhasilan Kejurnas di Sawahlunto itu nantinya,” tutur Deri.

Dalam momen yang sama, Sawahlunto juga memperoleh penghargaan lainnya yang diraih oleh pembalap muda bertalenta, Danial.

Tak tanggung-tanggung, Danial memperoleh tiga penghargaan sekaligus. Yakni Juara Region 1 MP3, Runner Up Region 1 MP4 dan Juara Umum Kejurda Balap Motor Kelas Pemula.

Menyambut penghargaan yang diterima Walikota Deri Asta dan pembalap Danial tersebut, Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) IMI Sawahlunto, Halomoan mengatakan bahwa penghargaan itu menunjukkan bahwa ranah otomotif ‘Kota Arang’ memang diakui oleh Provinsi dan Nasional.

“Penghargaan ini seperti kata pak Wali, menjadi inspirasi dan motivasi kita. Ini kebanggaan, penyemangat kita untuk kemudian lebih baik lagi. Juga, dengan ini pembuktian bahwa otomotif, khususnya balap motor maupun penyelenggaraan race di Sawahlunto ini dimonitor di provinsi bahkan nasional. Dan mereka mengakui kualitas kita, indikatornya ada penghargaan tersebut yang diberikan kepada kita,” ujar Halomoan, yang didampingi Sekretaris Korwil IMI Sawahlunto, Susilo Hadi.

Sementara, terkait memboyong Kejurnas Motorprix 2019 ke Sawahlunto, Halomoan menyebutkan bahwa selain untuk memaksimalkan potensi Sirkuit Kandih yang dimiliki Sawahlunto, juga menyasar multiplier effect ekonomi yang bisa didapatkan oleh masyarakat.

“Kenapa kita begitu ingin sekali untuk menyelenggarakan Kejurnas Motorprox ini di Sawahlunto. Itu selain untuk memaksimalkan potensi Sirkuit Kandih, juga yang kita sasar dengan penyelenggaraan Kejurnas itu bisa memberikan dampak ekonomi pada masyarakat. Dalam Kejurnas itu, akan ada ribuan orang yang menghadiri. Selain ratusan peserta, kemudian ratusan panitia, ditambah lagi ribuan penonton, itu akan menghidupkan geliat ekonomi masyarakat di bidang kuliner, penginapan dan lainnya,” kata Halomoan.

Selain peningkatan ekonomi untuk masyarakat yang berjualan atau jasa penginapan di homestay, penyelenggaraan Kejurnas juga menyumbang kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penyewaan Sirkuit Kandih.

“Kalau untuk makanan, minuman, penginapan dan lainnya itu akan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat yang berdagang dan lainnya. Kemudian juga kontribusi lain ada bagi PAD kota, melalui penyewaan sirkuit untuk ajang race, kemudian juga pajak hiburan untuk penyelenggaraan iven,” ungkap Halomoan.

Sehingga penyelenggaraan iven ini pun dinilai sesuai dengan visi – misi pemerintahan Walikota Deri Asta dan Wakil Walikota Zohirin Sayuti, yakni untuk penyelenggaraan ajang wisata/olahraga harus berdampak memberikan manfaat ekonomi langsung pada masyarakat.

Halomoan berharap, agar melaui penghargaan tersebut dapat memuluskan langkah Sawahlunto menjadi tuan rumah Kejurnas Motorprox 2019 yang dijadwalkan pada Agustus nanti. (Humas)




ARTIKEL LAIN