Penyaluran bantuan sosial non tunai program Keluarga Harapan (PKH) kerjasama Kementerian Sosial RI dengan BNI di Kota Sawahlunto dilaksanakan Rabu (29/11) di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK).

Penyerahan paket bantuan kepada lebih dari 800 keluarga kurang mampu tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Balai Diklat Regional I Sumatera dari Kementerian Sosial RI, GRM Soerjo Darsono dan pimpinan BNI Padang, Firmansyah.
Bantuan sosial non tunai ini diberikan pada masyarakat kurang mampu dalam 3 kategori, yakni ; bidang pendidikan, bidang kesehatan dan permasalahan sosial.

Untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Sawahlunto pada 2018 mendatang akan ada tambahan kuota 97 Kepala Keluarga lagi.

Tujuan utama dari PKH ini, seperti yang disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Sawahlunto, Dedi Syahendry adalah untuk peningkatan taraf hidup dan mengurangi pengeluaran rumah tangga kurang mampu.

Masyarakat penerima bantuan sosial PKH ini diharapkan dapat menggunakan bantuan tersebut sebagaimana mestinya. Wakil Walikota Sawahlunto, Ismed menyarankan agar masyarakat tersebut mempunyai prioritas yang jelas dalam memanfaatkan PKH itu.

Juga, Wawako Ismed menyebutkan bahwa PKH ini seiring sejalan dengan Pemko Sawahlunto yang melakukan berbagai program untuk menjadikan kemiskinan di Sawahlunto hanya tersisa 1 % saja.

Penyerahan bantuan PKH tersebut turut dihadiri Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Sawahlunto, Ny. Yenny Ali Yusuf.




ARTIKEL LAIN