246845950_6431469620257556_4112367153102727111_n (1)
246845950_6431469620257556_4112367153102727111_n
246993647_6431470643590787_7772244041967131790_n
247012626_6431470780257440_206025552153185692_n
247173949_6431470256924159_9174784267201000902_n
247330754_6431470443590807_6108139994418979753_n
248350541_6431470073590844_8971082439677877147_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Dalam pembangunan maupun pelayanan yang dilakukan Pemko Sawahlunto, perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) dan sekolah berbasis keagamaan yakni MIN, MTsN sampai MAN dipastikan tidak kurang atau berbeda dari sekolah umum.
Sebab, seperti yang disampaikan Walikota Deri Asta, misi nomor satu Pemko Sawahlunto berbunyi ; menciptakan kehidupan beragama dan berbudaya yang semakin baik. Misi ini menjadi ‘kompas’ yang mengarahkan Pemko agar selalu memperhatikan dan mendukung sekolah – sekolah keagamaan.
“Ada banyak perhatian dan dukungan Pemko untuk Ponpes dan sekolah keagamaan. Yang baru – baru ini, kalau untuk Ponpes Yayasan Ababil Lunto misalnya itu kita bantu mengajukan ke Kemnaker dan Alhamdulillah berhasil, yaitu telah dibangun Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas,” kata Walikota Deri Asta, dalam sambutannya di Upacara Hari Santri Nasional Tingkat Kota Sawahlunto, pada Jum’at 22 Oktober 2021 tadi di Pondok Pesantren Yayasan Ababil Lunto.
BLK Komunitas di Pondok Pesantren Yayasan Ababil Lunto ini membuka jurusan Teknik Informatika. Dengan jumlah peserta pelatihan sejumlah 12 orang/paket, dimana setiap paket berdurasi selama 1 bulan.
“Sementara, untuk sekolah keagamaan lain, yakni MTsN, itu tahun 2020 kemaren Pemko Sawahlunto telah memberikan dana hibah sebesar Rp 600 juta untuk mendirikan tiga ruang kelas baru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lubang Panjang,” kata Walikota Deri Asta.
Artinya, kata Walikota Deri Asta, Pemko Sawahlunto berkomitmen dalam memperhatikan dan mendukung peningkatan kualitas sekolah – sekolah agama.
Hal ini pun diakui oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Sawahlunto, Dedi Wandra, yang mengatakan mengapresiasi kontribusi Pemko Sawahlunto pada sekolah – sekolah agama.
Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kota Sawahlunto dilaksanakan dengan upacara yang kemudian ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Dewan Pendiri Yayasan Ababil Lunto.
Dewan Pendiri Yayasan Ababil Lunto yang menerima piagam penghargaan yang diserahkan Walikota Sawahlunto Deri Asta bersama Kakan Kemenag Sawahlunto Dedi Wandra, yakni ; Buya H. Alamsyah, A.Ma, Yusnaldi, S.Pd, Nofri Hendra, S.Pd, Irwan, S.Pd.I., Defi Gusrita, S.Ag dan Arfitriati, S.Ag (diwakili H. Aras).




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.