60 orang petani cabe dan 35 orang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sawahlunto mengikuti Seminar sehari peningkatan kompetensi petugas dan petani dalam pengembangan tanaman cabe dan pemanfaatan limbah abu PLTU Sijantang sebagai pupuk, Kamis (23/11) ini di Hall Serbaguna PLTU Sijantang.

Seminar yang merupakan salah satu wujud Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLTU Ombilin tersebut dibuka langsung oleh Walikota Ali Yusuf didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat, Hilmed.

Walikota Ali Yusuf menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi petani dan penyuluh wajib terus ditingkatkan. “Ilmu itu semakin hari terus berkembang, sehingga kita tidak boleh berhenti belajar. Begitu pun penyuluh dan petani, skill bertani harus didampingi dengan pengetahuan dan referensi yang mumpuni pula. Melalui seminar dan pelatihan seperti inilah momennya kita untuk belajar dan berbagi ilmu, sehingga hendaknya seminar ini benar-benar dapat diikuti dengan optimal”, pesan Walikota yang dahulunya juga pernah menjadi petani dan peternak sapi itu.

Dirinya juga mendorong Dinas terkait untuk terus menggiatkan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan terhadap petani-petani di lapangan. “Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan, terkhusus penyuluh dampingi dengan intens bapak-ibu petani kita di lapangan. Jalin komunikasi dan koordinasi yang baik”, instruksi Walikota Ali Yusuf.

Kepada PLTU Ombilin, Walikota Ali Yusuf juga menyampaikan terimakasih atas CSR dari perusahaan tersebtu yang sangat berarti bagi petani-petani Sawahlunto. “Terimakasih PLTU Sijantang, yang dengan CSR-nya telah berbagi dann memberikan makna yang berarti sekali bagi kemajuan pertanian Sawahlunto”, pungkas dia. (*)




ARTIKEL LAIN