143092003_5103266433077888_3276040775257786393_n
143153981_5103266146411250_9045348857954525408_n
143223152_5103265703077961_8199785301278064427_n
143228548_5103265576411307_5336394581652103108_n
143263638_5103265846411280_1627975431579536787_n
143593943_5103266306411234_5557891835614214264_n
143888822_5103265989744599_8802840413708631847_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti mengajak guru – guru untuk berinovasi dalam menyikapi tantangan tidak maksimalnya pembelajaran pada masa pandemi saat ini. Tak hanya pada guru – guru, Wawako Zohirin juga mengingatkan bahwa untuk menyikapi hal tersebut membutuhkan perhatian dan sinergi dari orang tua/wali murid, pemerintah sampai masyarakat/lingkungan sekitar.
Hal itu disampaikan Wakil Walikota Zohirin Sayuti dalam sambutannya ketika membuka Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sawahlunto, pada Kamis 28 Januari 2021 tadi di Hall PTBA Ombilin.
“Pandemi ini membuat banyak hal menjadi tidak seperti biasanya sehingga tidak maksimal proses maupun hasil. Ini terjadi di semua sektor, termasuk pendidikan. Memang untuk melalui ini kita mutlak membutuhkan inovasi dan sinergi. Untuk itu, saya mengajak bapak – ibu guru – guru untuk menumbuhkan inovasi dan menjalin sinergi agar resiko tidak maksimalnya proses pembelajaran selama masa pandemi ini dapat kita tangani dengan baik,” kata Wawako Zohirin Sayuti.
Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sawahlunto yang dibuka oleh Wakil Walikota Zohirin Sayuti tersebut diselenggarakan dengan agenda pemilihan pengurus periode 2021 – 2025. Sejumlah nama calon Ketua PGRI Sawahlunto pun sudah dimunculkan untuk menggantikan Ketua PGRI Sawahlunto saat ini, Amran yang masa jabatannya segera berakhir.
Konferensi PGRI Kota Sawahlunto ini turut dihadiri oleh Ketua PGRI Sumatera Barat Darmalis beserta sejumlah jajaran.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.