Tak hanya dapat disunat secara gratis, 110 orang anak dari keluarga kurang mampu yang mengikuti khitanan massal oleh PT. Bukit Asam Unit Pertambangan Ombilin (PTBA UPO) juga diberikan penggantian uang transport sebesar Rp 100 ribu, kain sarung dan celana pendek. Khitanan massal ini diselenggarakan PTBA bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkesdalduk – KB) Sawahlunto di 6 puskesmas pada 4 Kecamatan di ‘Kota Warisan Dunia’ itu.

80116554_3444381558966392_4413036939104485376_o
80190559_3444381505633064_994500776900427776_o
80232712_3444381618966386_6248603921581867008_o
81656572_3444381452299736_6591289818712375296_o (1)
81656572_3444381452299736_6591289818712375296_o
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

6 puskesmas ini adalah ; Puskesmas Sungai Durian, Puskesmas Silungkang, Puskesmas Kampung Teleng, Puskesmas Kolok, Puskesmas Talawi dan Puskesmas Lunto.

General Manager PTBA UPO, Nan Budiman mengatakan, rutin digelar setiap masa liburan sekolah, khitanan massal ini adalah program Corporate Social Responsibility (CSR) PTBA.

“CSR kita ada beberapa bentuk, salah satunya khitanan massal ini. Semoga sedikit banyak bisa membantu masyarakat,” kata Nan Budiman, usai pembukaan khitanan massal itu, Kamis 26 Desember 2019 di Puskesmas Sungai Durian.

Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti yang hadir langsung membuka khitanan massal tersebut menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada PTBA.

“Ini sangat membantu sekali, terimakasih PTBA. Saya ajak personel kita memaksimalkan pelayanan dalam khitanan massal ini, bersama kita berbagi kebaikan,” kata Zohirin.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari DPD LPM Kota Sawahlunto. (Humas)




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.