[smartslider3 slider=”532″]
SAWAHLUNTO – Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) UNP di Sawahlunto, Sumatera Barat, segera membuka lima program pendidikan (prodi).
Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti, di Sawahlunto, Minggu 20 Maret 2022 mengatakan telah bertemu dengan Rektor UNP Ganefri di Padang untuk membahas pembukaan prodi baru di PSDKU tersebut.
“Iya, kemaren kami berdiskusi dengan pak Ganefri tentang usulan Pemkot Sawahlunto supaya PSDKU ditambah prodi-nya. Alhamdulillah pak Rektor setuju, jadi ada lima prodi yang akan dibuka pada tahun ajaran 2022/2023 ini yaitu Teknik Otomotif Alat Berat, Teknik Pertambangan, Manajemen, Pendidikan Guru PAUD (PGPAUD) dan Pendidikan Guru TK (PGTK),” kata Wawako Zohirin.
Disebutkan Wawako, untuk prodi Teknik Otomotif Alat Berat dan Teknik Pertambangan merupakan prodi lama yang telah dibuka sejak tahun ajaran 2021/2022 lalu.
“Artinya pada tahun ajaran sekarang itu ada penambahan tiga prodi baru,” kata Wawako Zohirin.
Wakil Wali Kota Zohirin Sayuti mengatakan penambahan prodi itu bertujuan untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi para calon mahasiswa dalam melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Sawahlunto.
“Untuk PGPAUD berdasarkan kajian Pemkot Sawahlunto diketahui secara nasional sebanyak 48,3 persen guru PAUD belum S1, sementara di Sawahlunto itu sebanyak 74 persen guru PAUD yang belum S1. Artinya telah terbuka peluang besar bagi calon mahasiswa yang mengambil prodi PGPAUD ini maupun mahasiswa yang telah tamat dari prodi ini nantinya,” kata Wawako Zohirin Sayuti.
Menurutnya hal itu sekaligus membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guru-guru PAUD di Sawahlunto dan Sumatera Barat.
Wakil Wali Kota Zohirin Sayuti menyebut kerjasama Pemkot Sawahlunto dengan UNP dalam mengelola PSDKU ini merupakan upaya peningkatan fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat di bidang pendidikan sesuai misi Pemkot nomor tiga yaitu mewujudkan pendidikan yang berkualitas untuk menghasilkan sumber daya manusia yang beriman, kreatif dan berdaya saing.
Kepala Dinas Pendidikan Sawahlunto Asril mengatakan sejumlah langkah yang telah dilakukan Pemko Sawahlunto dalam komitmen mendukung penyelenggaraan PSDKU UNP di Sawahlunto yakni menghibahkan tanah seluas 5,1 hektar ditambah ruang kelas dan kantor.
“Kemudian memberikan hibah biaya operasional pendukung pembelajaran. Ini pada 2021 lalu sebesar Rp560 juta dan di 2022 ini anggarannya ditingkatkan,” kata Asril.
Asril menambahkan, sementara ini sebelum ruang belajar dan kantor di kawasan kampus PSDKU UNP di Sawahlunto dapat dimanfaatkan sepenuhnya Pemkot membantu menyediakan ruangan belajar sementara di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

You may also like

No Comment

Comments are closed.