Sejumlah Kepala Desa (Kades) terpilih yang baru dilantik diminta untuk segera merampungkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Untuk itu, para Kades tersebut juga diingatkan agar menjalin koordinasi dengan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbangda) agar RPJMDes yang disusun sesuai dan seiring dengan RPJMD Pemko Sawahlunto.

previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Slider

Hal itu dikemukakan Walikota Sawahlunto Deri Asta dalam arahannya saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemko dengan jajaran Pemerintahan Desa dan Lurah serta KAN, LKAAM dan MUI, di Balaikota pada Senin, 16 Desember 2019.

“Apa – apa yang telah dijanjikan pada masyarakat pada masa kampanye Pilkades dahulu, masukkan dan sesuaikan dengan RPJMDes agar bisa direalisasikan dalam program maupun kebijakan nantinya,” kata Deri.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Deri Asta juga mengingatkan kepada para Kepala Desa untuk meningkatkan pengawasan dan evaluasi terhadap program maupun proyek pembangunan yang telah berjalan dari awal tahun.

“Ini kita sudah di akhir tahun. Jangan sampai lengah untuk mengawasi dan mengevaluasi program dan proyek yang telah dilakukan. Evaluasi juga jangan hanya seremonial saja, sehingga tahun depan kemudian tidak ada perubahan atau peningkatan yang dilakukan. Kalau memang ada evaluasi, artinya ke depan ya tentu ada perubahan, terlihat peningkatannya,” ujar Deri.

Sementara, terkait meningkatnya curah hujan akhir – akhir ini, Walikota Deri Asta menghimbau kepada jajaran Kepala Desa dan Lurah untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi resiko bencana banjir dan tanah longsor. Sebab memang, untuk di Sawahlunto jika sudah terjadi hujan dengan durasi di atas setengah hari biasanya sangat rentan memicu banjir dan tanah longsor ini.

“Mari kita lakukan langkah antisipasi, yakni dengan gotong royong membersihkan saluran air/drainase yang mungkin tersumbat. Coba pantau lagi mana drainase yang tidak lancar aliran airnya, bersihkan agar tidak tersumbat. Begitu juga dengan warga kita yang berdomisili di lereng perbukitan atau lembah dengan topografi yang rentan tanah longsor, beritahukan kepada mereka untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan,” himbau Walikota Deri Asta.

Di akhir rangkaian acara Rakor tersebut, juga diiisi dengan sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wilayah Sawahlunto. (Humas)




ARTIKEL LAIN