165684079_5376415209096341_5195589538183591692_n
165774679_5376415302429665_5809294547525573876_n
165884932_5376415879096274_3184893170046969301_n
166261593_5376415399096322_8854709507152979684_n
166435590_5376415525762976_1468753686645049544_n
166525407_5376415629096299_1951955345111134423_o
166985743_5376415772429618_175426361599306235_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

Rencana reaktifasi jalur kereta api dan menambah lokomotif di stasiun kereta api Sawahlunto, disampaikan Walikota Sawahlunto Deri Asta kepada Kepala Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat PT. KAI, Miming Kuncoro, pada Senin 29 Maret 2021 tadi.

Walikota Deri Asta mengucapkan terimakasih pada Kadivre Miming Kuncoro yang merespons dengan baik dan segera menindaklanjuti permintaan yang diajukan yakni menambah lokomotif untuk stasiun kereta api di Sawahlunto.
Jika permintaan ini berhasil direalisasikan oleh PT. KAI nanti, maka lokomotif tambahan yang didatangkan itu akan menjadi ‘teman’ dari lokomotif uap legenda E 1060 MAK ITAM. Saat ini, MAK ITAM tersebut sudah dalam kondisi siap untuk dijalankan kembali, tinggal menunggu perbaikan dan reaktifasi jalur rel.
Walikota Deri Asta menyampaikan juga pada Kadivre Miming Kuncoro, bahwa saat ini Dirjen Perkeretaapian Kemenhub sedang melakukan proses tender untuk kegiatan reaktifasi jalur rel kereta dari stasiun kereta Kampung Teleng sampai ke stasiun kereta Muaro Kalaban.
Reaktifasi jalur ini sangat strategis sekali. Sebab dengan diperbaiki dan diaktifasi kembali jalur tersebut, maka barulah lokomotif uap E 1060 MAK ITAM dapat dijalankan kembali.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.