Tak hanya menjadi tempat dikibarkannya bendera start etape II Tour de Singkarak (TdS) 2018 di Muaro Kalaban, “Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya” juga menjadi lokasi bermalam sebagian besar panitia penyelenggara ajang balap sepeda internasional itu.

Dimulai sejak Minggu sore (04/11), mulai akan banyak panitia TdS yang berdatangan. Malamnya, mereka akan dijamu resepsi makan malam di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK). Seusai mengenyangkan perut di GPK, mereka bersama masyarakat setempat akan dihibur dengan permainan KIM dan penampilan Orkestra Taman Bunga dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang di Lapangan Segitiga.

Keterangan yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto Efriyanto, seusai rapat persiapan pelaksanaan TdS bersama jajaran Dinas terkait dan Kepolisian, Jum’at (01/11) di Balaikota menyebut, seperti biasa Sawahlunto akan mendukung dan mensukseskan iven TdS guna membantu promosi wisata “Kota Arang” tersebut.

Kemudian, Efriyanto juga menyampaikan bahwa untuk etape II tersebut akan diikuti 21 tim. “Ada total 21 tim, dari berbagai negara tentunya. Dominan Asia. Ada Australia juga. Untuk dari Eropa itu tim dari Jerman dan Belanda,” ujar dia.

Rapat persiapan TdS 2018 di Sawahlunto itu dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Rovanly Abdams, didampingi Kabag Ops Polrestas Sawahlunto Kompol Perial. Jajaran Dinas-Dinas terkait juga terpantau menghadiri rapat itu.

ini pada Senin (05/11) yakni dari Sawahlunto menuju titik finish di Kabupaten Dharmasraya, tepatnya di depan kantor Bupati setempat.

Sementara, sebelum start resmi di Muaro Kalaban, para pebalap terlebi dahulu mengitari “Kota Kuali” dalam rangkaian start semu.

Adapun rute start semu pada pagi Senin tersebut, seperti data yang diterima Humas, yakni mengitari kawasan kota tua. Dengan detail rute ; Lapangan Segitiga – Museum Kereta Api – Depan Rumah Dinas Wako – Kantor Pos – Bawah SMP N 1 Sawahlunto – TK Lignita – Depan studio radio – Gang III – Jembatan Gang VII – Lapangan Segitiga – Pasar Remaja – Kantor Pos – Kelok S – Simpang Muaro Kalaban.

Masih dalam kesempatan rapat tersebut, Kabag Ops Polres Sawahlunto Kompol Perial meminta agar Pemko turut membantu menyampaikan informasi pada warga agar pada jam berlangsungnya balapan TdS tersebut dapat tidak melepas hewan peliharaannya, terkhusus di jalan utama yang menjadi rute TdS.

“Untuk keamanan warga sendiri dan pastinya peserta TdS, tolong warga dapat membantu dengan tidak melepaskan hewan peliharaannya di jalan-jalan yang nantinya menjadi rute TdS ini. Tidak lama, nanti siangnya setelah rombongan lewat, sudah bisa dilepas kembali,” ujar Kompol Perial. (Humas)




ARTIKEL LAIN