Sensasi bersepeda melintasi kota tua dengan bentang alam nan menawan di Sawahlunto menjadi pengalaman yang menarik dirasakan oleh lebih dari 900 orang peserta Sawahlunto Geopark Funbike 2019. Dengan panjang rute mencapai 12 kilometer untuk peserta dewasa dan 4 kilometer untuk peserta anak-anak, dimana juga ditantang dengan sejumlah rute menanjak, nyatanya tak menyurutkan antusias para peserta, mungkin karena di garis finish pihak panitia telah menyediakan door prize berupa sepeda motor, sepeda, mesin cuci, kulkas, TV LED dan lainnya.

Sawahlunto Geopark Funbike 2019 diselenggarakan Minggu, 24 Maret 2019 dengan rute start dan finish di Lapangan Segitiga (Lapseg), melalui jalur Gang 3 – Simpang SMPN 1 – Tugu Muhammad Yamin – Masjid Raya – Puskesmas Kampung Teleng – Simpang Bank Mandiri – Simpang Pondok Batu – Lubang Panjang – Simpang Kuburan Aia Karuah – Simpang Rusunawa & Kayu Gadang – Simpang Gerbang Puncak Cemara – Air Dingin.

Ajang ‘gowes’ yang juga diikuti komunitas-komunitas bersepeda Sumatera Barat dan Riau ini dilaksanakan oleh PT. Bukit Asam Unit Pertambangan Ombilin (PTBA UPO) bekerjasama dengan komunitas bersepeda di ‘Kota Arang’ dan didukung Pemerintah Kota (Pemko).

Meski digelar untuk pertama kali, namun nyatanya minat dan antusias peserta sangat tinggi. Panitia Penyelenggara mencatat, untuk komunitas terdaftar sebanyak 50 komunitas. Di luar komunitas, peserta yang mendaftar secara perseorangan juga mencapai ratusan.

“Syukurlah, sangat banyak teman-teman pecinta olahraga bersepeda ini yang datang dari seluruh Sumbar, bahkan juga tadi ada yang dari Kabupaten Indragiri Hulu (Provinsi Riau). Sehingga total peserta ada 900 orang lebih. Ini terbilang luar biasa, jika mengingat ini adalah kali pertama iven ini diadakan,” sebut Sekretaris Panitia Penyelenggara, Syukri didampingi Kasi Humas PT. BA UPO, Eri Sudarso.

Ditambahkan Syukri, bahwa peserta mengikuti iven dengan gratis. Bahkan juga mendapatkan beberapa fasilitas.

“Ini gratis. Tapi ya harus tetap mendaftar. Kami juga memfasilitasi peserta dari luar Sawahlunto dengan penginapan. Kemudian saat ‘gowes’ kami berikan snack dan minuman mineral. Setelah selesai kami juga berikan sertifikat. Untuk yang beruntung tentu memboyong pulang hadiah door prize”, kata Syukri.

Diselenggarakan termasuk dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) PT. BA UPO, ajang fun bike ini secara khusus mempromosikan tentang Geopark Sawahlunto. Hal tersebut diakomodasikan dengan pemilihan rute melewati jalur geosite-geosite yang menjadi penunjang Geopark Sawahlunto.

General Manager PT. BA UPO, Nan Budiman menyebutkan bersyukur bahwa sepanjang penyelenggaraan kegiatan, pihaknya belum menerima komplain dari peserta.

“Terima kasih kepada panitia penyelenggara, teman-teman komunitas sepeda di Sawahlunto, berkat dukungan bersama sepanjang kegiatan ini saya belum ada menerima komplain dari peserta. Semoga itu menjadi cerminan bahwa para peserta puas dan senang dengan pelayanan kita di Sawahlunto,” kata Budiman.

Hadir langsung melepas peserta di titik start, Walikota Deri Asta mengapresiasi penyelenggaraan ajang ‘gowes’ tersebut. Menurut Deri, ajang itu mampu mengeksplorasi dan memanfaatkan peluang di ‘Kota Arang’ dengan baik.

“Di Sawahlunto ini, kita punya warga yang gemar bersepeda, sudah ada komunitasnya pula. Kita juga punya rute bersepeda yang menarik, mengelilingi kota tua dan bentang alam yang indah. Itu semua adalah peluang. Kini termanfaatkan dengan baik melalui ajang ini,” tutur Deri.

Salah seorang peserta, Prima Myfirstson dari Kabupaten Lima Puluh Kota mengaku senang dan menikmati iven Sawahlunto Geopark Funbike 2019, sebab jalur yang dilewati menawarkan perpaduan kota tua dengan panorama alam yang asri.

“Ini bagus, acara dan rute sama-sama bagus. Kalau diadakan lagi kegiatan ini semakin bagus. Apalagi bisa ditingkatkan dari segala sisi nantinya,” pungkas Prima. (Humas)

Sensasi bersepeda melintasi kota tua dengan bentang alam nan menawan di Sawahlunto menjadi pengalaman yang menarik dirasakan oleh lebih dari 900 orang peserta Sawahlunto Geopark Funbike 2019. Dengan panjang rute mencapai 12 kilometer untuk peserta dewasa dan 4 kilometer untuk peserta anak-anak, dimana juga ditantang dengan sejumlah rute menanjak, nyatanya tak menyurutkan antusias para peserta, mungkin karena di garis finish pihak panitia telah menyediakan door prize berupa sepeda motor, sepeda, mesin cuci, kulkas, TV LED dan lainnya.

Sawahlunto Geopark Funbike 2019 diselenggarakan Minggu, 24 Maret 2019 dengan rute start dan finish di Lapangan Segitiga (Lapseg), melalui jalur Gang 3 – Simpang SMPN 1 – Tugu Muhammad Yamin – Masjid Raya – Puskesmas Kampung Teleng – Simpang Bank Mandiri – Simpang Pondok Batu – Lubang Panjang – Simpang Kuburan Aia Karuah – Simpang Rusunawa & Kayu Gadang – Simpang Gerbang Puncak Cemara – Air Dingin.

Ajang ‘gowes’ yang juga diikuti komunitas-komunitas bersepeda Sumatera Barat dan Riau ini dilaksanakan oleh PT. Bukit Asam Unit Pertambangan Ombilin (PTBA UPO) bekerjasama dengan komunitas bersepeda di ‘Kota Arang’ dan didukung Pemerintah Kota (Pemko).

Meski digelar untuk pertama kali, namun nyatanya minat dan antusias peserta sangat tinggi. Panitia Penyelenggara mencatat, untuk komunitas terdaftar sebanyak 50 komunitas. Di luar komunitas, peserta yang mendaftar secara perseorangan juga mencapai ratusan.

“Syukurlah, sangat banyak teman-teman pecinta olahraga bersepeda ini yang datang dari seluruh Sumbar, bahkan juga tadi ada yang dari Kabupaten Indragiri Hulu (Provinsi Riau). Sehingga total peserta ada 900 orang lebih. Ini terbilang luar biasa, jika mengingat ini adalah kali pertama iven ini diadakan,” sebut Sekretaris Panitia Penyelenggara, Syukri didampingi Kasi Humas PT. BA UPO, Eri Sudarso.

Ditambahkan Syukri, bahwa peserta mengikuti iven dengan gratis. Bahkan juga mendapatkan beberapa fasilitas.

“Ini gratis. Tapi ya harus tetap mendaftar. Kami juga memfasilitasi peserta dari luar Sawahlunto dengan penginapan. Kemudian saat ‘gowes’ kami berikan snack dan minuman mineral. Setelah selesai kami juga berikan sertifikat. Untuk yang beruntung tentu memboyong pulang hadiah door prize”, kata Syukri.

Diselenggarakan termasuk dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) PT. BA UPO, ajang fun bike ini secara khusus mempromosikan tentang Geopark Sawahlunto. Hal tersebut diakomodasikan dengan pemilihan rute melewati jalur geosite-geosite yang menjadi penunjang Geopark Sawahlunto.

General Manager PT. BA UPO, Nan Budiman menyebutkan bersyukur bahwa sepanjang penyelenggaraan kegiatan, pihaknya belum menerima komplain dari peserta.

“Terima kasih kepada panitia penyelenggara, teman-teman komunitas sepeda di Sawahlunto, berkat dukungan bersama sepanjang kegiatan ini saya belum ada menerima komplain dari peserta. Semoga itu menjadi cerminan bahwa para peserta puas dan senang dengan pelayanan kita di Sawahlunto,” kata Budiman.

Hadir langsung melepas peserta di titik start, Walikota Deri Asta mengapresiasi penyelenggaraan ajang ‘gowes’ tersebut. Menurut Deri, ajang itu mampu mengeksplorasi dan memanfaatkan peluang di ‘Kota Arang’ dengan baik.

“Di Sawahlunto ini, kita punya warga yang gemar bersepeda, sudah ada komunitasnya pula. Kita juga punya rute bersepeda yang menarik, mengelilingi kota tua dan bentang alam yang indah. Itu semua adalah peluang. Kini termanfaatkan dengan baik melalui ajang ini,” tutur Deri.

Salah seorang peserta, Prima Myfirstson dari Kabupaten Lima Puluh Kota mengaku senang dan menikmati iven Sawahlunto Geopark Funbike 2019, sebab jalur yang dilewati menawarkan perpaduan kota tua dengan panorama alam yang asri.

“Ini bagus, acara dan rute sama-sama bagus. Kalau diadakan lagi kegiatan ini semakin bagus. Apalagi bisa ditingkatkan dari segala sisi nantinya,” pungkas Prima. (Humas)




ARTIKEL LAIN