248050601_6436874783050373_8263534910873307040_n
248022872_6436874333050418_7747781176480476349_n
247988586_6436875129717005_4040177022670836166_n
247946118_6436874023050449_3286859501370993279_n
247701427_6436873083050543_2756043422697251689_n
247598290_6436873309717187_7879150242646809923_n
247481913_6436874493050402_2579867956187733561_n
247404751_6436873766383808_1577596423431121863_n
245713006_6436873499717168_9142078005725355663_n
245567727_6436874943050357_6863049647865330639_n
248177568_6436874183050433_8668835693313038343_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Menyelenggarakan perkemahan di masa pandemi Covid – 19 bukanlah pekerjaan yang mudah, selain memastikan diterapkannya protokol kesehatan juga masih ada hal – hal lain yang harus diawasi agar tidak sampai terjadi penyebaran Covid dalam perkemahan itu. Namun Pramuka Kwarcab Sawahlunto dengan dukungan Pemko, berhasil melaksanakan amanah itu dengan telah terselenggaranya Giat Prestasi Pramuka Daerah sekaligus Peringatan Hari Pramuka ke – 60 Tingkat Sumatera Barat, pada 20 – 23 Oktober 2021 di Kandi.
Walikota Sawahlunto yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), Deri Asta, menyampaikan keberhasilan Sawahlunto menjadi tuan rumah perkemahan yang menjadi perkemahan percontohan pada masa pandemi Covid ini adalah buah dari keteguhan dan kedisiplinan dalam menjalankan komitmen penerapan protokol kesehatan.
“Tidak sekedar menerapkan protokol kesehatan saja, dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) kegiatan juga mengatur bahwa peserta dan panitia itu wajib telah divaksin dan wajib juga hasil PCR testnya negatif. Tadi kami sudah menerima laporan dari panitia gabungan Kwarcab Sawahlunto dan Kwarda Sumbar, itu menyatakan bahwa hasil PCR test seluruh panitia dan peserta itu seratus persen negatif, artinya semua yang masuk atau terlibat itu telah bebas Covid,” ujar Walikota Deri Asta, usai penutupan Giat Prestasi Pramuka Daerah sekaligus Peringatan Hari Pramuka ke – 60 Tingkat Sumatera Barat itu, pada Sabtu 23 Oktober 2021 tadi.
Lebih rinci mengenai komitmen pencegahan penyebaran Covid – 19 di perkemahan itu dijelaskan Ketua Kwarcab Pramuka Sawahlunto yang juga Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti. Disampaikan Wawako Zohirin, antara lain untuk menjaga jarak dan kontak fisik maka aturan yang dijalankan yakni menggunakan tenda mini dimana 1 tenda hanya diisi oleh 1 orang.
“Untuk peserta ini dibatasi hanya 15 orang utusan dari masing – masing kontingen kabupaten/kota se – Sumatera Barat. Sehingga dengan jumlah terbatas ini sesuai dengan standar protokol kesehatan,” kata Wawako Zohirin Sayuti.
Sampai kemudian untuk urusan konsumsi, diungkapkan Wawako Zohirin Sayuti bahwa peserta tidak memasak di lokasi perkemahan. Makanan dan minuman datang diantarkan oleh pihak catering yang timnya juga telah terlebih dahulu menjalani test PCR sebelum masuk ke wilayah perkemahan.
“Singkat kata, kami sebagai tuan rumah berkomitmen bahwa semua resiko penyebaran Covid itu ditekan semaksimal mungkin. Langkah pamungkas, para peserta dan panitia nanti setelah kegiatan ini selesai sebelum kembali pulang ke rumah atau daerah asal itu kembali ditest PCR, kalau hasilnya negatif baru diizinkan pulang,” jelas Wawako Zohirin Sayuti.
Kapolres Sawahlunto, AKBP. Ricardo Condrat Yusuf, yang turut hadir dalam penutupan kegiatan tersebut mengatakan dari pemantauan pihaknya penerapan protokol kesehatan sesuai regulasi yang berlaku terlaksana dengan baik. Namun meski begitu, Kapolres Ricardo Condrat Yusuf mengingatkan agar panitia dan peserta tidak lengah dengan status semua yang ditest PCR telah 100 persen negatif.
“Kami mengapresiasi Prokes di kegiatan ini diterapkan dengan baik, sampai hasil PCR juga 100 persen negatif. Tapi jangan lengah, kami pantau terus sampai proses peserta pulang ke daerah masing – masing, pastikan dulu memang hasil PCR untuk pulang ini juga sudah negatif sehingga kembali ke rumah itu dalam kondisi sehat steril tanpa membawa virus Covid,” kata Kapolres AKBP. Ricardo Condrat Yusuf.
Dalam upacara penutupan yang dihadiri Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, diserahkan piagam penghargaan dari Kwarnas kepada Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Sawahlunto Deri Asta dan Satgas Pramuka Peduli Covid – 19 Kwarcab Sawahlunto.
Memang, sudah banyak kegiatan dalam mendukung program pemerintah di masa pandemi Covid – 19 yang dilaksanakan oleh Satgas Pramuka Peduli Covid – 19 Kwarcab Sawahlunto. Ketika awal masa pandemi dulu mereka membantu memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) tenaga kesehatan dan penyemprotan desinfektan di ruang publik. Sementara belakangan ini, Satgas Pramuka Peduli Covid – 19 Kwarcab Sawahlunto tersebut aktif membantu Puskesmas menyelenggarakan program vaksinasi.
Selain piagam penghargaan, juga diserahkan secara simbolis akreditasi kepada Gugus Depan (Gudep) di Kwarcab Sawahlunto. Tercatat sebanyak 16 Gudep telah memperoleh akreditasi ini.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.