241460003_6229943020410218_4405460431963732709_n
241821195_6229943837076803_1643072098823370244_n
241905920_6229943513743502_3546201798832822769_n
241969387_6229943703743483_5693788164204964042_n
242046122_6229943243743529_7532355235511575121_n
242088178_6229943377076849_1433669922515634892_n
242104582_6229942883743565_3885751588212969464_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Kota Sawahlunto bersiap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Peringatan Hari Pramuka ke – 60 Tingkat Provinsi Sumbar pada pertengahan Oktober nanti. Penyelenggaraan kegiatan Peringatan Hari Pramuka ke – 60 Tingkat Provinsi Sumbar ini akan menjadi percontohan metode perkemahan di masa pandemi Covid – 19 dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes).
Hal itulah yang dibahas dalam Rapat Teknis Kwarcab Sawahlunto bersama Kwarda Provinsi Sumbar, pada Selasa 14 September 2021 kemaren di Balaikota. Ketua Kwarcab Kota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, memimpin rapat teknis itu bersama unsur pimpinan Kwarda Sumbar, Edwardsyah Ramli.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 – 23 Oktober 2021 mendatang. Pada hari puncak di tanggal 23 Oktober, direncanakan dihadiri oleh Gubernur Sumbar.
Ketua Kwarcab Sawahlunto, Zohirin Sayuti, menyampaikan semua peserta dan panitia pelaksanaan kegiatan akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan koordinasi bersama Satgas Covid – 19 Kota Sawahlunto dan Provinsi Sumbar.
” Semua panitia dan peserta itu kami wajibkan sudah divaksin Covid – 19, minimal dosis 1. Kemudian menunjukkan hasil tes PCR sehari sebelum kegiatan dimulai,” ujar Ketua Kwarcab Sawahlunto, Zohirin Sayuti.
Ditambahkan Zohirin Sayuti, untuk tenda menggunakan tenda doom dengan aturan 1 tenda hanya boleh diisi 1 orang.
Untuk peserta, dilaporkan unsur pimpinan Kwarda Sumbar, Edwardsyah Ramli, bahwa mengundang peserta 15 orang utusan dari masing – masing kabupaten/kota di Sumbar.
“Dari 15 orang kontingen itu terdiri dari Penegak sejumlah 4 putra dan 4 putri, Penggalang 1 putra dan 1 putri, pembina pendamping 1 putra dan 1 putri, pimpinan kontingen atau DKC 2 putra dan 2 putri. Ditambah pimpinan rombongan 1 orang Andalan Cabang,” kata Edwardsyah Ramli.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.