Semangat Rela Berkorban Membangun Negeri Warnai Peringatan Haornas 2017 Kota Sawahlunto

Srita Mulyati seorang warga Desa Kolok Nan Tuo dengan inisiatifnya sendiri dengan ikhlas menyumbangkan sebidang tanah aset pribadinya kepada Pemerintah untuk dimanfaatkan demi kepentingan pembangunan pabrik pengolahan jeruk nipis.

Srita wanita berusia sekitar 45 tahun ini mengatakan ia berinisiatif memberikan lahan miliknya demi kepentingan kemajuan desa. “Ini bukan untuk kepentingan saya pribadi, tapi untuk orang-orang di sekitar saya, khususnya untuk kemajuan desa Kolok”, ujarnya.

Meski sehari-hari ia hanya bekerja sebagai Ibu rumah tangga sekaligus petani, namun Srita memiliki pemikiran yang jauh kedepan. Ia memimpikan suatu saat nanti di Desanya tidak hanya sebuah industri pengolahan jeruk nipis yang berdiri menampung hasil panen petani, tapi juga bertumbuhan berbagai sektor usaha sebagai multi effek dari industri itu.

“Saya ingin desa saya maju, ekonomi warga meningkat sehingga tak ada generasi muda yang menganggur, bahkan setiap orangtua hendaknya memiliki kemampuan menyekolahkan anak setinggi-tingginya”, ujar ibu rumah tangga ini.

Walikota Sawahlunto Ali Yusuf mengungkapkan bahwa ia sangat berterimakasih dan sangat menghargai keihklasan dan pemikiran mulia perempuan Desa Kolok itu. Penyerahan lahan ini akan membuka jalan mewujudkan harapan bersama akan berdirinya sebuah industri Pengolahan Jeruk nipis.

Walikota mengatakan saat ini pihaknya tengah menganggarkan dana untuk pembelian mesin pengolahan jeruk nipis melalui APBD Perubahan 2017. Nantinya mesin ini akan diserahkan untuk mendukung beroperasinya industri yang akan dikelola oleh Bumdes Sejati Kolok Nan Tuo.

Sementara itu Kades Kolok Nan Tuo Supriadi Mukri mengungkapkan bahwa untuk pembangunan fisik pabrik pihaknya telah menyiapkan dana sebesar 195 juta rupiah dari APBDes 2017, dan modal awal pengelolaan sebesar 100 juta rupiah.

Saat ini Desa Kolok memiliki potensi 26.790 batang jeruk nipis siap panen dan lahan pengembangan lebih dari 200 hektar yang siap ditanami. Dengan modal ini, Desa Kolok Siap menjadi sentra penghasil minuman dengan brand JENISA (Jeruk Nipis Sawahlunto). (humas)




ARTIKEL LAIN