Tetap dilanjutkan tahun depan, sejumlah evaluasi akan dilakukan untuk penyelenggaraan Sawahlunto International Songket Carnival (SISCA).

Dengan evaluasi itu, selain meningkatkan kualitas juga diharapkan SISCA bisa masuk dalam 100 Wonderful Iven Nasional seperti halnya Sawahlunto International Music Festival (SIMFES).

Penekanan pada evaluasi SISCA tersebut disebutkan Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti dalam sambutannya di pembukaan karnaval SISCA, Minggu (28/10) di depan Lapangan Segitiga, Sawahlunto.

Dikatakan Wawako Zohirin, untuk peningkatan kualitas SISCA ke depan akan dievaluasi dari berbagai bidang. “Tentunya kita ingin agar iven ini terus lebih baik ke depannya, sehingga untuk itu maka kita lakukan sejumlah evaluasi,” ujar Zohirin.

Mantan Sekda Sawahlunto tersebut juga menyampaikan saran agar di penyelenggaraan SISCA tahun depan, juga dilaksanakan lomba mengarang (menulis) esai tentang Songket Silungkang bagi pelajar SLTP/SLTA. “Alangkah bagusnya, untuk membuat generasi muda lebih mendalami tentang Songket Silungkang ini, selain lomba fashion show juga diadakan lomba menulis tentang songket tersebut. Sekarang ini lomba fashion show diikuti anak-anak TK dan SD, kalau untuk lomba menulis tersebut, bisa diikuti oleh pelajar SLTP atau SLTA,” kata Wawako Zohirin.

Sementara, apresiasi pada SISCA disampaikan oleh pihak Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Mestin Cornelius Simarmata, Advisor BEKRAF mengatakan bahwa SISCA adalah iven menarik yang memadukan budaya dan ekonomi kreatif.

“SISCA ini iven yang wow. Ada perpaduan budaya dan ekonomi kreatif dalam momen yang pas pula. Kami dari BEKRAF mengucapkan selamat pada Sawahlunto yang telah menyelenggarakan iven ini untuk kesekian kalinya dan akan terus dilanjutkan,” ujar Mestin.

Hal senada juga disebutkan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Barat, Nasrizal. Menurutnya, penyelenggaraan iven SISCA secara tidak langsung telah banyak berdampak terhadap peningkatan permintaan songket Silungkang sehingga ada peningkatan perekonomian khususnya di sektor para pengrajin.

Juga, Nasrizal berharap, perlunya pengembangan motif-motif baru songket Silungkang agar semakin dilirik oleh pasar nasional maupun internasional. (Humas)




ARTIKEL LAIN